Penampilan Indonesia di Piala Dunia kali ini menjadi perhatian khusus. Ini bukan hanya karena mereka pertama kali mengikuti turnamen Piala Dunia U-17, tetapi juga karena fokus tertuju pada skuad pemain muda yang akan mewakili negara ini dalam kompetisi tersebut.
Dengan mengikuti kontestasi Piala Dunia U-17, para pemain junior diharapkan bisa merasakan suasana yang kompetitif sebelum mereka aktif bermain sebagai pesepakbola profesional.
"Ini latihan yang bagus, dan sekarang kami mulai lebih fokus ke detail, hal-hal yang lebih kecil. Karena kami ingin membuatnya sempurna. Sebab, penting bagi mereka (pemain) bisa memiliki feeling yang bagus terhadap bola dan lapangan. Mengingat di sini sedikit berbeda, termasuk secara temperatur cuaca," ucapnya.
Ketua umum PSSI, Erick Thohir menyebut bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan FIFA (Federation Internationale de Football) agar bendera Palestina diperbolehkan untuk dikibarkan dalam kompetisi di bawah naungan asosiasi sepak bola dunia tersebut.
Salah satu tim yang dipastikan akan bertanding di Stadion kebanggaan masyarakat Surabaya itu adalah Timnas Ekuador. Ekuador yang tergabung di Grup akan menjalani semua pertandingan di GBT bersama Panama, Maroko, dan tentunya sang tuan rumah Indonesia.
Diikuti oleh total 24 tim yang akan dibagi ke dalam 6 kelompok yang berbeda, yaitu Grup A hingga F. Hasil pertandingan fase grup akan menjadi penentu tim mana yang akan melangkah ke fase gugur, dimulai dari babak 16 besar.
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto bersama pejabat utama dan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Pasma Royce melakukan pengecekan di Stadion GBT Surabaya, Minggu siang (5/11) untuk memastikan stadion tersebut benar-benar siap menggelar Piala Dunia U-17.
TIMNAS Uzbekistan dan Spanyol dikabarkan sudah mendarat di tanah air, dan tiba di Solo, Jawa Tengah, pada hari ini, Senin (6/11). Keduanya tergabung dalam Grup B untuk laga Piala Dunia U-17 mendatang.
Ryan Garry berkembang melalui Arsenal dan bekerja sama dengan pemain seperti Thierry Henry dan Dennis Bergkamp, walau dirinya hanya tampil satu kali di kompetisi papan atas bersama The Gunners.
Sementara Iran dan Kaledonia Baru bergabung dengan mereka di Grup C, dengan keduanya bertujuan untuk menggagalkan dua pemenang terbaru turnamen tersebut.