Menurutnya, penolakan pasien dalam keadaan darurat bertentangan dengan prinsip universal kesehatan, salah satunya asas salus aegroti suprema lex keselamatan pasien adalah hukum tertinggi. Ia menegaskan bahwa dalam situas
Menurutnya kejadian yang terjadi beberapa lalu itu disebabkan, tidak ada koordinasi cepat antar RS, tidak ada jalur komunikasi emergensi yang aktif dan tidak ada penjelasan yang manusiawi kepada keluarga, serta tidak ada
Gubernur mewanti tak boleh ada pasien yang tak tertangani apalagi sampai ditolak. Namun nasi sudah menjadi bubur, netizen semakin menjadi dan mengata-ngatai. Dari data yang diperoleh Cenderawasih Pos, peristiwa tragis it
Direktur Utama RSUP Jayapura Dr. dr. Petronella Marcia Risamasu, M.Ked. Trop., menegaskan bahwa dengan adanya PKS ini, peserta JKN kini sudah dapat kembali menerima layanan di RSUP Jayapura sesuai mekanisme rujukan yang
Direktur RSUD Merauke dr. Dewi Wulansari, saat dihubungi media ini lewat telpon selulernya mengungkapkan, bahwa salah satu dari 2 pasien yang diminta dirujuk ke Jakarta tersebut sudah meninggal dunia. ‘’Pasien yang satu
‘’Kedua pasien yang diminta Wapres untuk dirujuk masih ditanggani oleh dokter spesialis yang ada di RSUD Merauke. Kita masih menunggu dari dokter spesialis yang menanganinya. Kalau dokter yang menanganinya sudah memberik
Kekosongan obat, khususnya obat kanker di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura kerap terjadi. Bukan cuman sehari atau dua hari kosongnya, bahkan bisa berbulan-bulan. Kondisi ini kerap dikeluhkan pasien, namun keluhan
Direktur RSUD Yowari, drg. Maryen Braweri, M.Kes., menyebut sebagian besar pasien berasal dari wilayah Distrik Sentani Kota, Distrik Waibu dan distrik lain di Kabupaten Jayapura. Selain itu, RSUD Yowari juga menerima pas
Daerah dengan kasus gigitan ular tinggi umumnya pedesaan tropis dan subtropis dengan habitat yang mendukung populasi ular, seperti wilayah pertanian, perkebunan, dan semak-semak, karena kegiatan manusia yang sering terja
Cath Lab yang dimiliki RS. Provita Jayapura memiliki kualitas yang sangat mumpuni. Bahkan, alat dengan kualitas tinggi ini hanya dimiliki oleh delapan rumah sakit di Indonesia. Dua tahun pasca diresmikan, puluhan orang t