Sejak April 2025, rumah sakit milik Pemerintah Kota Jayapura tersebut menjalankan Program Jaminan Direktur, sebuah kebijakan yang menempatkan keselamatan pasien sebagai prioritas utama. Melalui program ini, pasien dalam kondisi gawat daru
Menurut Rustan Saru, berdasarkan informasi yang diterimanya, bayi tersebut tiba di RSUD Ramela dengan kondisi kejang-kejang dan membutuhkan penanganan medis segera. Selain itu, ia juga mendapat informasi bahwa kedua orang tua pasien berasal
Pemerintah Kota Jayapura dalam hal Wakil Wali Kota, Rustan Saru memastikan penanganan medis terhadap seorang balita korban luka bakar akibat tumpahan air panas di RSUD Ramela berjalan dengan baik. Selain memastikan pelayanan kesehatan, Rus
Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Jayapura terus berkomitmen untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang prima dan berkualitas bagi masyarakat di Tanah Papua. Hal ini diwujudkan lewat kerjasama dengan Laboratorium Medis CITO, salah satu penyedi
Kuasa hukum pasien, Ojahan Sinurat SH, membeberkan kronologi medis yang dialami kliennya. Berdasarkan keterangannya, rangkaian kejadian bermula pada awal tahun 2026: 13 Januari 2026: Pasien mendapatkan rujukan daring (on
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP turun langsung melakukan sidak di RSUD Wamena dan menyatakan apa yang disampaikan dalam medsos itu menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah dalam memberikan pelayanan keseh
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta Herlina Rahagiar kepada media ini saat ditemui mengungkapkan, kerja sama dengan RSUP Kemenkes Jayapura tersebut untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat Pa
Sebagai langkah pembenahan, Bupati memastikan akan melakukan sistem rotasi atau rolling tenaga kesehatan, khususnya perawat. Ia telah meminta data perawat yang bertugas di distrik-distrik di wilayah Kabupaten Jayapura.
Peristiwa ini menjadi perhatian nasional, mengingat campak kerap dianggap sebagai penyakit anak-anak, namun nyatanya juga berisiko fatal bagi orang dewasa. Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehata
Kapolres Jayapura Dionisius V.D.P Helan menegaskan bahwa tidak dibenarkan adanya tindakan menghalangi masyarakat yang hendak berobat ke RSUD Yowari, termasuk dengan cara menahan kendaraan di jalan.
Kisah itu kini menjadi perbincangan luas di masyarakat. Banyak yang merasa kehilangan kepercayaan terhadap pelayanan kesehatan di Kabupaten Jayapura. Keterlambatan penanganan, kurangnya empati, hingga aturan administrasi
Kejadian pada Minggu (8/3) malam itu akhirnya ramai menyedot perhatian publik. Dalam video siaran langsung yang beredar di Facebook melalui akun Soleng Soll, diceritakan kronologi singkat meninggalnya seorang mahasiswa p
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua, Kombes Pol Dr. dr. Rommy Sebastian, menjelaskan bahwa MoU tersebut merupakan tindak lanjut dari penjajakan kerja sama yang telah dilakukan sebelumnya antara kedua belah pihak.
Kejadian bermula ketika pasien atas nama SS (40), dalam kondisi kritis dan mendapat tindakan medis berupa Resusitasi Jantung Paru (RJP) oleh petugas medis. Dalam situasi tersebut sempat terjadi adu argumen antara pihak k
Plt Direktur RSUD Jayapura, Andreas Pekey menyampaikan, selama ini mayoritas pasien yang berobat di RSUD Jayapura merupakan peserta BPJ2S Kesehatan. Dengan kepesertaan aktif, biaya pengobatan mereka dapat diklaim dan dit
Kementerian Kesehatan menilai penghentian terapi pada pasien penyakit kronis, khususnya gagal ginjal, berpotensi menimbulkan dampak serius. Risiko komplikasi hingga kematian dapat meningkat apabila perawatan tidak dijala
Berdasarkan catatan Unit Kemoterapi RSUD Jayapura, jenis kanker yang paling banyak ditemukan adalah kanker payudara sebanyak 95 kasus, diikuti kanker mulut 78 kasus, kanker serviks 31 kasus, kanker paru-paru 25 kasus, ka
Plt Direktur RSUD Wamena dr. Charles Manalagi, Sp.Og menyatakan banyaknya pasien yag ditangani odi RSUD Wamena itu adalah pasien TBC dan itu masuk dalam 10 besar namun perlu juga untuk mengantisiasi HIV, sebab TB dan HIV
Diakuinya,bahwa laporan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), baik pada layanan rawat jalan maupun Unit Gawat Darurat (UGD), hingga saat ini tidak menunjukkan lonjakan yang signifikan.
Sejak diluncurkan, puluhan pasien telah menjalani pemeriksaan pendengaran di fasilitas ini. Setiap pemeriksaan membutuhkan waktu dan ketelitian. Dalam satu kali tes, pasien harus melewati beberapa tahapan pemeriksaan den
Emma menjelaskan bahwa akar persoalan ini mencakup tiga poin utama, krisis obat-obatan psikotropika, keterlambatan pembayaran jasa pelayanan, dan ketersediaan reagen laboratorium. Terkait kelangkaan obat, Ema mengakui ad
Berdasarkan informasi, aktivitas kembali normal di RSJ tersebut setelah pihak rumah sakit, mulai dari suster hingga para dokter dan pengawai lainnya bertemu langsung dengan Inspektorat Provinsi Papua, perwakilan Dinas Ke
Kepala Unit Kemoterapi RSUD Jayapura, dr Jan Frits Siauta, SpB subsp (K), Finacs mengungkapkan, sejak Selasa (20/1) air tidak mengalir ke bak penampungan rumah sakit. Akibatnya, alat dan pakaian operasi tidak dapat dicuc
Bagi pasien yang tubuhnya kian rapuh akibat terapi, menaiki tangga karena lift rusak bukan sekadar ketidaknyamanan, melainkan ancaman serius. Kursi roda terpaksa digotong, pasien diangkat perlahan, sementara rasa nyeri d
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Papua Selatan Benedicta Herlina Rahanggiar menyatakan RSUD Jayapura menjadi rujukan utama bagi warga yang harus dievakuasi untuk mendapat penanganan me
Kepala Unit Kemoterapi RSUD Jayapura, dr Jan Frits Siauta, SpB subsp (K), Finacs mengungkapkan, sejumlah obat penting untuk penanganan kanker saat ini tidak tersedia.
Obat-obatan yang kosong antara lain Finacs 5FU (Curas
Saat menemukan adanya orang dengan gejala-gejala Kaki Gajah maka akan langsung dilakukan oleh pemeriksaan oleh Dinas Kesehatan. “Kemarin teman-teman di (Puskesmas) Limau Asri menemukan kasus baru yang kakinya sudah besar
"Total seluruh penduduk di wilayah Papua sebanyak 4,58 juta jiwa. Untuk Provinsi Papua sebanyak 1,10 juta jiwa, Papua Tengah kurang lebih 1,47 juta, Papua Pegunungan 1,47 juta dan Papua Selatan 0,54 juta," ungkapnya.
Kasus pertama terjadi pada November 2025, ketika almarhumah Irene Sokoy meninggal dunia bersama bayi yang dikandungnya setelah diduga ditolak oleh sejumlah rumah sakit di Jayapura. Selanjutnya pada Desember 2025, seorang
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Hernawan Priyastomo, menjelaskan bahwa pelayanan JKN menerapkan sistem berjenjang. Peserta wajib mengakses layanan kesehatan pertama kali melalui Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama
Kepala Puskesmas Sentani, dr. H. Farid Yusuf, menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi pemeriksaan fisik, laboratorium darah sederhana, hingga pemeriksaan lanjutan seperti elektrokardiogram (EKG).
Hal ini seiring banyaknya masyarakat yang mudik ke kampung halaman untuk merayakan Natal bersama keluarga. “Selama periode tersebut, pelayanan kesehatan didominasi pasien rawat jalan dibandingkan rawat inap. Kasus yang p
Namun, sekitar lima jam kemudian, pihak keluarga meminta agar pasien dirujuk ke RS Bhayangkara dengan alasan adanya keluarga yang bekerja di rumah sakit tersebut. Permintaan ini kemudian disampaikan oleh dokter jaga IGD
Di balik hiruk-pikuk lorong rumah sakit, pelayanan kesehatan sejatinya bukan hanya soal prosedur medis, tetapi juga tentang kehadiran, kepedulian, dan tanggung jawab petugas medis terhadap nyawa manusia. Kesadaran inilah
Menghadapi tahun 2026, RSUD Yowari berencana meningkatkan alokasi anggaran Otsus menjadi sekitar Rp1,2 miliar. Hal ini sebagai antisipasi meningkatnya jumlah masyarakat yang tidak lagi memiliki jaminan kesehatan akibat k
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Papua, jumlah kasus HIV/AIDS di Papua kini telah mencapai 22.267 kasus. Angka ini, menurut Constant Karma, mencerminkan kegagalan serius dalam upaya pencegahan dan penanggulangan
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K melalui Kapolsek Kawasan Bandara Sentani, Iptu Wajedi, S.H., M.Si, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut sekitar pukul 11.11 WIT di depan ruang kedatangan umum Bandara Internasional Sentani, saat personel Polsek Bandara Sentani tengah melaksanakan monitoring aktivitas penumpang.
Menurut Anton, beberapa rumah sakit telah merespons draft kerja sama yang diajukan Dinkes, seperti, RS Dian Harapan RS Abepura, RS Bhayangkara, RS Marten Indey, Rumah Sakit Provita, RSUD Dok II, dan Rumah Sakit Angkatan
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kita harus memastikan pelayanan kesehatan berjalan tanpa hambatan, dan setiap pasien mendapatkan penanganan cepat, tepat, serta manusiawi,” ujar Bupati.
Pernyataan ini disampaikan dalam wawancara terkait pengawasan dan peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kota Jayapura. Sebagai langkah konkret, Wali Kota akan segera memanggil Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RS Rame
Rustan Saru menyampaikan bahwa seluruh tenaga kesehatan (Nakes), baik di Rumah Sakit Ramela maupun puskesmas se-Kota Jayapura, telah diinstruksikan langsung oleh Wali Kota untuk tidak melakukan penolakan pasien dalam sit
Menurutnya, penolakan pasien dalam keadaan darurat bertentangan dengan prinsip universal kesehatan, salah satunya asas salus aegroti suprema lex keselamatan pasien adalah hukum tertinggi. Ia menegaskan bahwa dalam situas
Menurutnya kejadian yang terjadi beberapa lalu itu disebabkan, tidak ada koordinasi cepat antar RS, tidak ada jalur komunikasi emergensi yang aktif dan tidak ada penjelasan yang manusiawi kepada keluarga, serta tidak ada
Gubernur mewanti tak boleh ada pasien yang tak tertangani apalagi sampai ditolak. Namun nasi sudah menjadi bubur, netizen semakin menjadi dan mengata-ngatai. Dari data yang diperoleh Cenderawasih Pos, peristiwa tragis it
Direktur Utama RSUP Jayapura Dr. dr. Petronella Marcia Risamasu, M.Ked. Trop., menegaskan bahwa dengan adanya PKS ini, peserta JKN kini sudah dapat kembali menerima layanan di RSUP Jayapura sesuai mekanisme rujukan yang
Direktur RSUD Merauke dr. Dewi Wulansari, saat dihubungi media ini lewat telpon selulernya mengungkapkan, bahwa salah satu dari 2 pasien yang diminta dirujuk ke Jakarta tersebut sudah meninggal dunia. ‘’Pasien yang satu
‘’Kedua pasien yang diminta Wapres untuk dirujuk masih ditanggani oleh dokter spesialis yang ada di RSUD Merauke. Kita masih menunggu dari dokter spesialis yang menanganinya. Kalau dokter yang menanganinya sudah memberik
Kekosongan obat, khususnya obat kanker di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura kerap terjadi. Bukan cuman sehari atau dua hari kosongnya, bahkan bisa berbulan-bulan. Kondisi ini kerap dikeluhkan pasien, namun keluhan
Direktur RSUD Yowari, drg. Maryen Braweri, M.Kes., menyebut sebagian besar pasien berasal dari wilayah Distrik Sentani Kota, Distrik Waibu dan distrik lain di Kabupaten Jayapura. Selain itu, RSUD Yowari juga menerima pas
Daerah dengan kasus gigitan ular tinggi umumnya pedesaan tropis dan subtropis dengan habitat yang mendukung populasi ular, seperti wilayah pertanian, perkebunan, dan semak-semak, karena kegiatan manusia yang sering terja
Cath Lab yang dimiliki RS. Provita Jayapura memiliki kualitas yang sangat mumpuni. Bahkan, alat dengan kualitas tinggi ini hanya dimiliki oleh delapan rumah sakit di Indonesia. Dua tahun pasca diresmikan, puluhan orang t
Baru lima bulan menjabat sebagai Plt Direktur Rumah Sakit Ramela, Fredriks Y. Hisage sudah menunjukkan dedikasi tinggi untuk sebuah nilai kemanusiaan. Tercatat, sedikitnya 20 pasien yang tidak mampu telah mendapatkan lay
Pihak rumah sakit mencatat jumlah pasien yang meninggal dunia selama enam bulan terakhir sebanyak 464 orang laki-laki sebanyak 234 orang dan perempuan 230 orang. Kasus tertinggi adalah kanker sebanyak 92 persen, gagal gi
Dari jumlah ini, kasus tertinggi yang ditemukan adalah kanker dimana sebanyak 92 persen, gagal ginjal kronis (CKD) 77 persen, TB paru 50 persen, people living with HIV/AIDS (PLWHA) 40 persen dan jantung 40 persen. Lalu j
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, didampingi Kasi Humas AKP Prih Sutejo dan Plt Kasat Reskrim Ipda Sewang mengungkapkan, kasus pemerasan disertai kekerasan ini terjadi pada 13 Mei 2025 lalu.
Berbagai langkah dilakukan Pemerintah Kabupaten Tolikara untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang berkualitas. Salah satunya, dengan menjalin kerja sama dengan RS Dian Harapan dalam keseha
Menurut Gubernur Ramses, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang sudah BLUD harus mandiri secara keuangan. Namun di lain sisi, Ramses mengaku Pemprov masih tetap memberikan suport.
"Penanganan TB Paru maka pasien harus datang untuk mengambil obat -obat program bagi yang sudah terdeteksi, namun sebatas dugaan dari medis akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, dan tetap kita memberikan obat TB,"jela
dr Aaron meminta pelaku penyiraman terhadap nakes diproses sesuai dengan perbuatannya. Hal ini untuk memberikan pembelajaran terhadap yang bersangkutan dan tidak melakukan hal serupa.
Selama libur Lebaran, dr Aaron rutin melakukan pemantauan di setiap ruangan yang ada di RSUD Jayapura. Dimana dari pantauannya, pelayanan di IGD, rawat jalan seperti penyakit dalam, ruang anak-anak, ortopedi, ruang jan
Dijelaskan, kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (29/3) pagi di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Jayapura. Pelaku juga sempat mengancam korban dengan kata kata “Ko tunggu sa di luar e” “Kasus ini sudah dilaporkan di P
Menurut dia, pengidap virus yang menyerang daya tahan tubuh itu diwajibkan meminum obat setiap hari seumur hidupnya sehingga dengan keberadaan puskesmas di dekat tempat tinggalnya dapat memudahkan mereka mendapatkan pengobatan.
Karena berdasarkan data yang ia dapat dari Dinas Kesehatan Kota Jayapura, kurang lebih sebanyak 731 pasien terduga TB di Kota Jayapura dengan 50 kasus notifikasi dan 42 pasien yang telah menjalankan pengobatan.
Meski berjalan seperti biasa, namun pihaknya menyebut ada pasien yang ditolak lantaran ruang inap di rumah sakit milik pemerintah itu penuh. “Pelayanan kami tetap jalan seperti biasa, cuman kan ada beberapa pasien ditolak lantaran ruang rawat inap di ruang anak-anak full,” ucap dr Aaron melalui sambungan telfonnnya ketika dikonfirmasi.
Direktur Rumah Sakit Dian Harapan, dr.Jon C.F Paat mengakui, ada peningkatan jumlah pasien BPJS Kesehatan yang masuk ke rumah sakitnya, meskipun jumlahnya tidak terlalu signifikan.
Dokter asal Serui ini menerangkan, teknik Awake craniotomy dipilih untuk operasi saraf otak yang melibatkan area-area penting seperti pusat berbicara dan pengecapan. Metode ini memungkinkan tim medis berkoordinasi langsung dengan pasien selama operasi berlangsung.
Kabar baiknya lagi adalah meski gejalanya mirip dengan Mpox namun pihak rumah sakit menyatakan jika pasien tersebut terkena cacar air dan bukan Mpox seperti yang disebutkan diawal. Melalui Direktur RSUD Abepura, Kabid Yanmed RSUD Abepura, dr. Monalisa A. Manufandu menyampaikan pasien tersebut terdiagnosis cacar air dan dirawat sejak 4 September 2024 lalu dan kini sembuh.
Menanggapi hal itu, Direktur RSUD Abepura, dr. Daisy C. Urbinas, menegaskan bahwa pasien yang tengah dirawat di RSUD Abepura bukan pasien dengan diagnosa virus cacar monyet (Monkeypox) tapi cacar biasa.
"Upaya-upaya yang kita lakukan selama ini dan janji saya bahwa kita akan menyelesaikan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Kemarin waktu kita habis rapat dan kita minta dikirim menggunakan pesawat, Puji Tuhan hari ini sudah datang dan sudah digunakan hari ini juga," sambungnya.
DPR menyatakan barang yang dibutuhkan pasien saat ini sangat urgen untuk itu ia berharap pihak RSUD Dok II Jayapura segera menyediakan barang tersebut segera mungkin agar tidak berberdampak buruk pada pasien dan masyarakat pada umumnya.
Kata dia salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut ialah Rumah Sakit harus menyediakan stok cairan (Acid). Karena masalah sekarang ini terjadi ialah kehabisan cairan untuk melakukan Hemodialisa kepada pasien yang membutuhkan.
Direktur RSUD Jayapura, drg Aloysius Giay menyebut tak ada unsur kesengajaan dari pihak rumah sakit terkait dengan habisnya stok cairan yang disampaikan para pasien cuci darah tersebut. Hanya saja kata dia, belakangan ini pasien membludak di rumah sakit sehingga dengan sendirinya kebutuhan juga meningkat.
Salah satu pasien bernama Nur menyampaikan bahwa pada Senin (2/9) kemarin pihaknya hendak melakukan cuci darah. Namun saat di rumah sakit, ia mendapatkan informasi jika ada stok cairan yang habis. Mirisnya lagi stok cairan ini baru akan didatangkan bulan depan. Sementara kondisi pasien tidak bisa menunggu selama itu mengingat dalam seminggu paling tidak pasien harus 2 kali melakukan cuci darah.
Dia mengatakan, terkait persoalan yang terjadi saat ini pihaknya sudah menerima surat pemberitahuan dari RSUD Jayapura melalui Dinas Kesehatan Kota Jayapura, mengenai penghentian sementara layanan kesehatan bagi pasien Port Numbai Sehat.
“RSUD Jayapura sementara belum bisa melayani pasien Otsus Port Numbay hingga ada kesepakatan atau komitmen pembayaran tunggakan sekitar 5 bulan dari Dinkes Kota kepada rumah sakit,” ucap Aloysius.
Danrem menjelaskan bahwa Rumah Sakit LB Moerdani ini merupakan rumah sakit modular yang dibangun dalam waktu yang siangkat dan cepat. Karena tidak menggunakan kontruksi tembok, karena pada tahun 2019-2020 terjadi pandemi Covid.