Hanya saja yang dikeluhkan warga saat momentum ziarah Idul Fitri lalu adalah kondisi jalan yang berada di pekuburan yang dikatakan cukup rawan terjadi longsor.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Jayapura Betty A Puy mengakui bahwa peringatan Hari RA Kartini dilaksanakan setiap tanggal 21 April. Untuk di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura telah dilaksanakan melalui Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Jayapura dengan melibatkan organisasi wanita baik melakukan kegiatan sosial maupun perlombaan.
Kepala Bidang Haji dan Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Wilayah Papua Musa Narwawan mengungkapkan, untuk lokasi salat Idul Fitri di Kota Jayapura telah ditetapkan digelar di 5 distrik Kota Jayapura sebanyak 59 titik baik. Tidak hanya di dalam masjid, Salat Id juga banyak digelar di halaman kantor dan lapangan.Â
  Penjagaan akan dipusatkan di tempat-tempat tertentu seperti masjid, jalan raya maupun tempat dimana umat muslim menyambut hari raya Idul Fitri 1444 H. "Terkait pengamanan malam takbiran, memang belum ada imbauan resmi dari Polresta, tapi biasanya setiap tahun kami rutin melakukan penjagaaan," kata Kapolsek Abepura kepada wartawan kamis, (20/4).
Pantauan Cendrawasih Pos, sekitar pukul 06.00 wit, jamaah mulai berdatangan di lokasi Salat tampak jamaah yang datang masing masing dengan membawa perlengkapan salatnya. Pelaksanaan Salat yang dipimpin oleh Ustadz Yazid Syaifudin, dan imam Ustadz Muh Afdal tampak berlangsung dengan penuh Khidmad.
"Kebanyakan warga tingal di kos-kosan yang rasakan dampak, sementara warga tetap ada sekitar 15 KK dengan rumah pribadi, jadi untuk kamar kos ada 20 an Kamar kos-kosan, jadi kejadian ini mulai sejak hujan dari jam 02:30 pagi," katanya.
 Kepala Karantina Pertanian Jayapura, Muhlis Natsir melalui Ahnu selaku Sub Koordinator Karantina Hewan menyatakan satwa liar yang dilepasliarkan tersebut merupakan hasil sitaan Karantina Pertanian Jayapura, pada bulan Maret lalu, di Bandar Udara Sentani.
  Hanya saja karena sudah menjadi tanggungjawabnya untuk mengamankan wilayah Entrop, maka ia memastikan tidak akan mundur, bahkan akan tetap kencang untuk bertindak.
Kapolda juga mengingatkan agar para kapolres bisa melibatkan mitra kamtibmas dalam menggelar operasi hingga beberapa hari ke depan. Pasalnya dengan dukungan para stakeholder yang ada di Papua ia meyakini semua pekerjaan akan lebih ringan.
Menanggapi hal tersebut, Thomas Ch Syufi, S.H. selaku kuasa hukum Terdakwa menyampaikan pihaknya merasa bersyukur lantaran sebelumnya pada dakwan JPU menyebutkan bahwa terdakwa akan dikenai pasal berlapis, diantaranya pasal pembunuhan berencana, penganiayaan dan pembunuhan biasa.