Triwarno, mengatakan Bamuskam dan Kepala Kampung yang dilantik harus mampu dan bisa bekerja dengan baik sesuai dengan aturan yang ada. Tidak boleh menyalahgunakan jabatan, apalagi sekarang sudah memasuki pesta demokrasi Pemilu serentak 2024, aparat kampung dan Bamuskam tidak boleh melakukan politik praktis, jaga independen dan netralitas.
 Wakapolres AKP D. Togatorop  menjelaskan bahwa permasalahan tersebut terkait dengan adanya protes dari masyarakat terkait perebutan kursi Kepala Kampung dari kedua distrik yaitu Kampung Bawi Distrik Timori Kampung Ripa dan Kampung Mawi Distrik Danime.Â
Plt. Kepala Dinas DPMK Kabupaten Jayawijaya Lepinus Gombo, SPd, MSi menyatakanterkait pencairan dana desa tahapo II tahun 2023 sudah dilakukan mulai minggu lalu, sampai dengan saat ini sehingga sudah 2 minggu pihaknya sedang proses, dimana dari Proses ini ada beberapa hal yang menjadi perhatian bagi seluruh kepala kampung.
Peringatan ini disampaikan bupati Romanus Mbaraka, terkait adanya laporan kepala kampung yang tinggal di Kota Merauke sampai mengontrak 3 rumah sewa, kemudian menggunakan mobil pangkalan setiap harinya. Sehingga ketika dana desa cair, maka sebagian dari dana tersebut digunakan untuk membayar hutang.
Sekadar diketahui, pemilihan Kepala Kampung Imbuti yang berlangsung 24 Juli 2023 lalu itu diikuti 4 pasangan cvalon dengan peroleh sebagai berikut Bram Alexander Y. Kaize dengan124 suara, Wahyuni Winoto dengan 154 suara, Yakoba Agustina Saidui dengan 126 suara, Selfiana Ndiken dengfan 84 suara dan Daniel Kuna Ndiken dengan 87 suara.Â
 Kepada petugas SPKT Polres Merauke, Bernadus Kamawen dan Leonardus Garima menjelaskan bahwa pemilihan kepala Kampung Furamanderu yang dimenangkan Lazarus Yeri yang berada di nomor urut 2, yang tak lain mantan kepala kampung satu periode yang kembali maju dalam pemilihan tersebut karena penuh kecurangan.
"Hari ini kita bersama-sama melaksanakan pemilihan kepala kampung, kampung yang kita cintai, setelah beberapa saat tertunda. Hari ini menjadi hari terbaik, untuk kita bersama menyalurkan pilihannya untuk memilih pemimpin ke depan,"kata Frans Pekey, Jumat (27/10).
  Saat ini panitia pemilihan kepala kampung sudah mulai dengan penyusunan schedule pelaksanaan kegiatan pemilihan kepala kampung. Sementara itu untuk pelaksanaan pemilihannya direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 27 Oktober nanti.
 "Dalam 100 hari program kerja saya, kita akan lakukan pemutakhiran data penduduk di kampung. Sehingga nanti hak-hak mereka itu tidak terlewatkan. Dalam 100 hari kerja itu juga saya akan memaksa masyarakat di sini bersama saya dan terutama Bamuskam, kita membuat struktur pemerintahan yang didalamnya tidak bisa anak anak muda yang duduk. Harus orang tua, yang berpengalaman, pensiunan atau pegawai. Supaya mereka bisa kerja," kata Otniel Meraudje, Selasa (17/10).
Dari hasil  pencoblosan yang dilakukan di para para adat Ireeuw itu, Otniel Meraudje meraih suara terbanyak dengan raihan suara 117 suara, Ishak Samuel Hamadi 71 suara, Abraham Hababuk 38 suara, James Ireeuw 35 suara, Richard Jangkes Haay 27 suara.