”Saat ini, (angka) perceraian tinggi karena banyak keluarga asalnya adalah orang toxic bertemu orang waras, orang waras bertemu orang toxic atau orang toxic bertemu orang toxic akhirnya kelahi terus dan terjadilah perceraian,” kata Hasto.
Diakui maupun tidak kebudayaan asli masyarakat Papua saat ini mengalami perubahan yang luar biasa. Hal itu, menurut Marlina Flassy, terjadi karena adanya pengaruh akulturasi budaya. Dimana budaya luar, secara perlahan masuk dan mengikis kebudayaan yang ada di Papua.