Kondisi ini menurutnya tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengendara, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas dan potensi tindakan kriminal di sekitar area jembatan.
Fakta tersebut terungk
Akibat pencurian tersebut, ikon kebanggaan Papua khususnya Kota Jayapura itu hingga kini tampak gelap gulita pada malam hari. Rustan Saru menilai tindakan tersebut sangat merugikan masyarakat dan pemerintah daerah.
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran dan keluhan dari para pengendara serta warga sekitar yang melewati jalan tersebut, khususnya pada malam hari. Berdasarkan informasi yang dihimpun Cenderawasih Pos di lokasi, Peneranga
 Jembatan yang seharusnya dilindungi, dijaga dan dirawat itu, karena merupakan salah satu ikonik di Kota Jayapura dan Papua pada umumnya, kini dicederai dengan ditemukannya botol-botol minuman keras dari berbagai jenis
Pembentukan satgas ini dinilai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan konektivitas nasional, terutama di wilayah-wilayah yang memiliki keterbatasan infrastruktur dasar. Papua menjadi salah satu daerah yang berpoten
"Saya minta TNI dan Polri untuk juga kerahkan semua batalion zeni, semua batalion teritori pembangunan, semua kompi konstruksi dan kompi-kompi lain. Semua terjun, turun ke desa-desa tersebut, cari titik-titik, saya minta
Kapolsek Demta, Ipda Ignatius Sepbiantoro, S.H., bersama Ps. Kasium Bripka Chairul Marwan langsung turun ke lokasi kejadian. Kapolsek Demta, Ipda Ignatius Sepbiantoro, S.H., menjelaskan, setiba di lokasi, pihaknya mendap
Jembatan yang memiliki panjang sekitar 500 meter dengan bentangan sekitar 450 meter dan lebar 7 meter itu telah selesai di bangun tahun 2025 ini yang peganggarannya bersumber dari APBN.
Kondisi ini ternyata disebabkan oleh adanya pekerjaan perbaikan dinding tebing di ruas Jalan Ring Road, yang menghubungkan kawasan Jayapura dan Abepura yang sedang dilakukan pengikisan. Demi menjaga keselamatan pengguna
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen, melalui Kasat Lantas AKP Muh. Akbar, mengungkapkan bahwa kejadian tersebut berawal saat personel Satlantas tengah melaksanakan strong point pengaturan da