Nasib malang dialami seorang warga di Merauke bernama Suratmi. Pasalnya, kalung emas korban seberat 30 gram berhasil dicopet oleh seorang yang tak dikenalnya saat akan antri untuk membeli minyak tanah. Tak hanya kehilang
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, melalui Ps Kasi Humas Ipda Andre MS, mengungkapkan, kasus jambret yang berujung keributan tersebut terjadi di depan Markas Satuan Lalu Lintas Polres Merauke, Jalan Raya Mandala,
Wakapolres Kompol Muchsit Sefian mengungkapkan keprihatinannya atas tren kejahatan jalanan yang menggunakan motor sewaan. Dalam beberapa pengungkapan kasus kriminal, sejumlah kendaraan roda dua rental telah diamankan seb
  Pelaku bersama rekannya diketahui menjambret dompet dan telepon genggam milik korban yang disimpan di dasboard motor. Beruntung, aksi para pelaku diketahui warga sekitar. Keduanya langsung ditangkap warga dan diserahk
Korban mengalami luka bagian wajah yang cukup parah, karena dikabarkan mendapatkan ancaman dengan menggunakan pisau dapur yang cukup panjang. Kejadian ini terjadi sehari setelah pengungkapan kasus yang sama menimpa warg
Rekaman CCTV yang viral di media sosial memperlihatkan bagaimana tiga pelaku yang berboncengan menggunakan dua sepeda motor menghampiri korban yang tengah beristirahat di depan ruko. Awalnya pelaku merogoh kocek dari kor
  Kapolsek Jayapura Selatan, AKP Beddu Rachman, mengungkapkan penangkapan pelaku ini dilakukan berdasarkan laporan korban pasca kejadian. Kasus ini bermula saat korban, Celvin, bersama istri dan anaknya sedang dalam perjalanan dari rumahnya di Kotaraja menuju Polimak. Saat melintas di lokasi kejadian, pelaku datang dari arah belakang dan mencoba merampas tas milik istri korban.
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., melalui Kapolsek Sentani Timur Iptu Susan Tecuari didampingi Kepala Distrik Sentani Timur Eslie Suangburaro, SH, Kanit Reskrim Polsek SenTim. Aiptu Frengki Pangkali,S.H dan Tokoh Masyarakat bapak Anton Maring.
Kapolres mengakui, masalah Curas, Curanmor dan jambret di Kabupaten Jayapura menjadi perhatian serius, karena sering ditemukan, sehingga untuk lebih mengoptimalkan dalam hal mitigasi atau pengungkapan terhadap para pelaku, maka telah dibentuk Tim Khusus (Tim Sus) Curas dan Curanmor, dimana sudah beberapa kejadian pelakunya telah ditangkap Tim Sus tersebut.
 Ia menjelaskan, korban yang saat itu berboncengan lebih dari dua orang menggunakan sepeda motor, dari arah Jalan Bougenville menuju ke arah Pin Seluler, saat tiba di pertigaan, tas selempang yang dikenakan korban langsung ditarik oleh dua orang yang juga mengendarai sepeda motor.