Bupati Markus O. Mansnembra, SH.,MM mengajak semua pihak menyatukan komitmen untuk memastikan semua anak di Kabupaten Biak Numfor mendapatkan hak pendidikan, kesehatan, serta ruang aman guna mengoptimalkan potensi untuk masa depan mereka t
Warga setempat menyebut mereka anak jantung kota, sebutan sayang bagi anak jalanan. Mereka tumbuh tanpa kepastian, berpindah dari satu emperan ke emperan lain. Ketika malam memeluk Kota Jayapura, berbekal kantong plastik berisi pakaian se
Pawai mengambil titik rute memutar, dimulai dari halaman Gedung Eme Neme Yauware, melintasi Jalan Belibis menuju Bank Papua, dan kembali berakhir di halaman Eme Neme Yauware.
Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Kota Jayapura akan dipusatkan melalui kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota Jayapura. Sementara itu, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3A
Guru TK Ria Pembangunan Sentani, Batseba menjelaskan, sesuai dengan tema Hari Anak Nasional tahun ini yaitu "Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045" maka untuk mewujudkan tema tersebut anak-anak peserta di
"Secara teknis TK dan PAUD ini terkesan mahal, saat ini kita sedang upaya untuk memberikan kebijakan khususnya dalam meringankan beban orang tua murid seperti SD, SMP dan SMA yang saat ini sudah berjalan," ujar Abisai Ro
PAUD dan TK membantu anak-anak beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengembangkan keterampilan dasar membaca, menulis, dan berhitung, serta menumbuhkan rasa percaya diri dan potensi dirinya.
Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal mengatakan anak - anak yang ada saat ini adalah Generasi Emas Papua. Akan menjadi sebagai penerus bangsa sehingga diharapkan mampu mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional. "Mereka perlu memiliki tiga modal dasar sebagai agen perubahan dan pengawas sosial, diantaranya kekuatan moral, idealisme, dan semangat juang," beber Letkol Andrik.
Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Jayapura, Sarlota Haay, SH, MH menyebutkan ada sebanyak 41 narapidana diantaranya 36 anak laki-laki dan 5 anak perempuan, rata-rata berusia 0-18 tahun. Jumlah tersebut berasal dari, Wamena (Papua pegunungan), Merauke (Papua Selatan), Timika (Papua Tengah), Kota dan Kabupaten Jayapura (Papua).
Pertama akademisi sekaligus sebagai Rektor Universitas Yayasan pendidikan Islam (Uniyap) Jayapura, Dr. H. Muhdi B. Ibrahim, SE M menyebut, program Presiden Joko Widodo belakangan ini belum benar-benar menyentuh langsung agar persoalan yang dialami oleh masyarakat asli Papua terutama terkait dengan pengembangan dan peningkatan SDM.
“Program-program pembangunan yang kami jalankan selalu mempertimbangkan kepentingan anak-anak sebagai prioritas utama,” kata Gubernur, dalam sambutannya di peringatan HAN yang dihadiri langsung Presiden Jokowi dan Ibu Negara, Iriana.
Abdul Waris menyampaikan, dalam peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2024 pentingnya jajaran Lapas Merauke menanamkan nilai-nilai dasar dalam penerapan karakter dan akhlak yang mulia kepada anak didik pemasyarakatan dan pemberian hak literasi dan hak untuk mendapatkan pendidikan melalui program PKBM Tunas Mandiri Lapas Merauke.
Salah seorang guru Sekolah Menengah Atas (SMA) yang tak mau menyebutkan namanya menyampaikan rasa kekecewaan. Dia mengatakan dari pukul 06.00 WIT pihaknya sudah standbye untuk mendampingi anak-anak dan melihat orang nomor satu di Indonesia itu lewat.
Hampir sebagian besar ibu-ibu yang menyambut kendatangan Iriana Jokowi ini menggunakan asesoris Papua, namun ironisnya tak satupun mama – mama Papua yang ikut dalam barisan tersebut.
Adapun harapan yang disampaikan dr James, pada HAN 2024 untuk anak-anak yang ada di Papua terkhususnya menjadi anak yang cerdas menuju Indonesia emas dengan menciptakan lingkungan yang sehat, internet yang sehat dan juga mendapatkan vaksinasi dan imunisasi yang lengkap.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden RI Joko Widodo juga memberikan hadiah bagi anak anak yang berhasil menjawab pertanyaan yang diberikan. Usai kegiatan tersebut, Presiden RI Joko Widodo mengatakan bahwa untuk menjadi generasi emas Indonesia, maka kedepan anak anak betul betul disiapkan dengan baik, tidak hanya pintar, tidak hanya pandai, tetapi juga berwawasan dan berkarakter.
Front Office Manager Suni Hotel Sentani Muhamad Ambang mengatakan, okupansi hotel di Suni Hotel Sentani mulai full sejak tanggal 21 Juli, dimana sudah banyak tamu pejabat negara dari beberapa kementerian menginap dan nantinya cek outnya pada tanggal 24 Juli 2024, karena menghadiri acara puncak HAN Ke-40 tanggal 23 Juli 2024 di Istora Papua Bangkit, Sentani Kabupaten Jayapura.
Dari gelaran ini, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan meraih juara I terbaik hasil kerajinan rakyat berupa anyaman rotan dari masyarakat Jayawijaya dan Lanny Jaya. Juara II diraih Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan juara III Pemerintah Provinsi Selatan.
Untuk memastikan peserta didik saat tampil dalam acara puncak tersebut, ia meminta kerjasama orang tua untuk memastikan anak- anaknya tetap dalam kondisi fit tidak ada sakit bawaan. Sehingga selama acara berlangsung kondisi tubuh tetap kuat dan sehat.
Kasat Lantas Polres Keerom Iptu Zeth Paondanan sebagai koordinator pelatih Pocil Polres Keerom mengatakan, latihan sudah dilaksanakan sejak 2 minggu lalu di Polres Keerom dengan melibatkan 61 Pocil.
Berdasarkan agenda puncak HAN 2024, pukul 08:20-08:30 WIT Presiden dan Ibu Negara memasuki Istora Papua Bangkit. Di acara tersebut, akan ada suara anak Indonesia yang ditampilkan pukul 08:44 - 08:49 WIT.
Terkait kunjungan Presiden Jokowi ke Papua untuk ke-18 kalinya ini, akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP Uncen, Yakobus Richard Murafer menilai akan menjadi kado perpisahannya dengan masyarakat Papua, sebelum mengakhir jabatannya pada Oktober 2024 mendatang.
Asisten Bidang Pemerintahan Sekda Provinsi Papua, Yohanes Walilo, mengatakan setibanya di Jayapura Presiden akan menyantap makan siang di Resto Yougwa, pinggir Danau Sentani, Kabupaten Jayapura.
Pj Bupati Sarmi Markus Mamsnembra menjelaskan, pihaknya telah melaksanakan rapat koordinasi, terkait kesiapan Pemkab. Sarmi terlibat dalam agenda nasional tersebut.
Direktur Eksekutif Papuan Observatory for Human Rights (POHR), Thomas Ch. Syufi, mengatakan aksi pembakaran gedung sekolah di Pegunungan Bintang oleh TPN/OPM jdi bentuk kegagalan Presiden Joko Widodo membangun Papua. Pasalnya jika dilihat dari jumlah Jokowi ke Papua, 10 tahun masa jabatannya lebih belasan kali datang di tanah Papua.
Pengrajin noken kulit kayu nampaknya telah bersiap-siap menyambut hari HAN yang secara nasional dipusatkan di Jayapura dan akan dihadiri Presiden RI Joko Widodo. Pasalnya setiap kali ada kunjungan RI 1, souvenir Papua seperti noken kulit kayu, topi bulu kasuari, hingga aksesori lainnya banyak dicari.
Agenda kegiatan HAN ini merupakan kunjungan Jokowi ke-18 kalinya, semenjak dirinya menjadi Presiden Indonesia. Kunjungan ini, kemungkinan menjadi kunjungan terakhirnya sebelum mengakhiri masa jabatannya sebagai Presiden RI pada 20 Oktober 2024 mendatang.
Tidak hanya dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), stakeholder dan pelaku usaha, pertokoan juga diminta memberikan ucapan selamat peringatan HAN dan meminta kerjasama dukungan dari semua pihak hingga tingkat kampung.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jayapura Abdul Rahman Basri melalui Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan DLH Kabupaten Jayapura, Xaverius Manangsang mengatakan, pihaknya dalam pelayanan kebersihan saat HAN menyiapkan 5 armada dump truk pengangkut sampah.
Dia mengaku, Pemerintah Kota Jayapura bersama Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kabupaten Jayapura akan menjadi tuan rumah. Dia berharap kehadiran Presiden Jokowi di Papua nantinya membawa kebahagian tersendiri bagi masyarakat dan juga anak-anak sekolah.
Pj Walikota Jayapura, Christian Sohilait, mengatakan dalam rapat persiapan HAN yang dihadiri Pj Bupati Jayapura dan pihak Pemprov itu mendiskusikan permasalahan yang ada sebelum hari H. Sebab, Papua merupakan tuan rumah hari anak.