Kemudian juara ketiga diraih oleh Aair Black FC usai mengalahkan Bintang Papua FC yang juga sebagai juara keempat. Aair Black FC menggasak Bintang Papua FC dengan skor 9-7. Kemudian untuk gelar individu, Daniel Kbarel (Bisip) dinobatkan sebagai pemain terbaik. Kemudian Bernard Akwan (PS tore) didapuk sebagai top skor dengan 38 gol.
Tim asal Kota Emas itu memboyong 18 skuat terbaiknya yang akan bermain pada grup C Liga Futsal Nusantara. Dimana diketahui, Futsal Mimika sebagai kampiun Futsal Nusantara Provinsi Papua bergabung pada grup C.
Tim Futsal Kantor Pusat berhak atas trophy bergilir dan trophy tetap serta uang pembinaan senilai Rp 20 juta. Kemudian KCU Manokwari sebagai juara kedua juga mendapatkan trophy tetap dan uang pembinaan sebesar Rp 15 juta.
Tim binaan Albert Omaleng itu mulai melakukan latihan perdana sejak 27 Mei lalu di Kota Timika, Kabupaten Mimika. Terlihat sebanyak 16 pemain saat ini mulai mengikuti latihan di bawah asuhan head coach Theo Balubun.
Sejak babak penyisihan hingga partai final, Blacksteel sebagai juara bertahan Liga Futsal Profesional Indonesia benar-benar menunjukan kualitas mereka sebagai tim jawara. Selain memperoleh kemenangan-kemenangan besar, Blacksteel juga memberikan tontonan yang menarik bagi seluruh pecinta Futsal di Kota Jayapura.
Wali Kota Cup I ini dibagi dalam dua kategori, untuk pelajar (SMA/SMK) dan kategori umum. Dimana untuk kategori pelajar, babak penyisihan hingga semifinal hanya akan digelar pada 18-19 Maret dan kategori umum akan digelar hingga 26 Maret. Dimana babak final kategori pelajar dan umum akan dilaksanakan pada 26 Maret.
Pada pertandingan pertama, Futsal Mimika menang telak dengan skor 13-2. Kemudian pada pertandingan kedua, pasukan Kota Emas itu kembali unggul dengan skor 8-3. Saat ini Futsal Mimika memuncaki klasemen sementara dengan 6 poin.
Tak tanggung-tanggung, Elken FC sukses unggul dalam dua leg sekaligus dengan agregat 19-11. Pada leg pertama atau pertandingan pertama yang dilaksanakan pagi hari, Elken FC unggul dengan skor 7-3 dan pertandingan kedua pada sorenya kembali unggul dengan skor 12-8.
Tak hanya bagi sepak bola, tapi PTFI juga menyerahkan bonus senilai Rp 3,9 miliar bagi atlet Papua lainnya yang juga mendulang medali emas pada pesta olahraga terbesar tanah air tersebut.
Ketua panitia pelaksana, Daud Henry Arim mengatakan, bahwa sesuai program kerja Federasi Futsal Indonesia (FFI) dan turunannya ke semua Asosiasi Futsal Provinsi seluruh Indonesia untuk melaksanakan salah satu program yaitu kegiatan Linus atau Liga Futsal Nusantara tahun 2022.