Super Papua Disorda ini dibagi dalam 4 kategori, dimana untuk kategori SD diikuti sebanyak 24 klub, SMP 24 klub, SMA 28 klub dan kategori umum dengan 28 klub. Mereka akan memperebutkan total hadiah senilai Rp 192 juta.
“Kegiatan futsal ini sangat luar biasa. Kami beri apresiasi karena kebangkitan generasi muda terjadi melalui bidang olahraga," ungkap Doren Wakerkwa.
Untuk sepak bola putra, ditukangi oleh Ricardo Salampessy, sepak bola putri dilatih oleh Thomas Madjar. Sementara untuk futsal putra tetap akan dilatih oleh Daud Henry Arim, kemudian futsal putri akan dilatih oleh Matheus Balubun.
Mathias B. Mano mengatakan, sekolah itu sudah didirikan sejak tahun 2021 lalu. Pihaknya sengaja
membentuk sekolah itu, sebagai wadah  untuk menjaring minat dan bakat dari para generasi muda Papua.
Tim futsal Mimika yang diperkuat 17 pemain akhirnya bisa berangkat setelah mendapat dukungan anggaran dari Pemkab Mimika melalui KONI dan Askab PSSI Mimika. Pelepasan tim dilaksanakan Senin (29/5) di Bandara Mozes Kilangin oleh Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Jacob Toisuta.
"Pemerintah Kota menyampaikan terima kasih kepada Peradi kota Jayapura yang bukan saja peduli, tetapi turut langsung terlibat dalam mengembangkan futsal di Kota Jayapura melalui Akademi bola sepak sekaligus mengadakan pertandingan dalam rangka merebutkan trofeo futsal Peradi 1 2023" katanya.
Ketua Asprov PSSI Papua, Benhur Tomi Mano menunjuk Thomas Madjar, Touskha Iba serta Soleman Dimara sebagai tim teleskoting untuk pemain sepak bola putra dan putri yang nantinya diproyeksikan oleh Asprov Papua jelang pelaksanaan Pra PON 2023 serta PON XXI Aceh - Sumut tahun 2024.Â
Cabang olahraga Futsal Papua kembali memberikan kesempatan kepada talenta-talenta muda untuk bergabung dalam skuad Futsal Papua yang akan disiapkan untuk menghadapi babak pra kualifikasi atau Pra PON serta PON XXI Aceh - Sumatera Utara tahun 2023.