Meski ada kenaikan harga beras untuk Papua, tetapi tidak begitu berdampak besar pada inflasi. Hal ini diungkapkan Kepala BPS Provinsi Papua, Adriana Carolin bahwa upaya mengontrol inflasi di Papua khususnya Kota Jayapura sudah baik.
Kepala BPS Provinsi Papua, Adriana H. Carolina menjelaskan, Impor Papua pada Desember 2023 tercatat senilai US$144,34 juta atau naik 475,54 persen bila dibandingkan impor pada November 2023 yang senilai US$25,08 juta.
Kepala BPS Provinsi Papua, Adriana H. Carolina menjelaskan, NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di pedesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.
"Data Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel Bintang dan Non Bintang di Papua November 2023 merupakan gabungan dari data Provinsi Papua, Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Tengah dan Provinsi Papua Pegunungan," ungkapnya dalam rilis kepada Cenderawasih Pos, Rabu (3/1) kemarin.
"Pada Desember 2023 terjadi inflasi sebesar 0,41 persen atau terjadi peningkatan indeks harga konsumen (IHK) dari 116,08 pada bulan November 2023 menjadi 116,56 pada bulan Desember 2023," kata Plt. Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti, Selasa (2/1).
Diakuinya, ekspor bijih logam, terak dan abu (HS26) Papua pada November 2023 senilai US$538,01 juta. Ekspor golongan Ikan dan hewan air lainnya (HS03) senilai US$0,06 juta dan ekspor non migas lainnya senilai US$0,002 juta yang dikirimkan langsung dari Papua.
"Sedangkan Rata-rata Lama Menginap Tamu (RLMT) Hotel Bintang selama Oktober 2023 mencapai 1,68 hari, " ungkapnya dalam rilis kepada Cenderawasih Pos, Sabtu (2/12) lalu.
"Tahun 2024 Pemerintah Kota Jayapura akan membangun kerjasama dengan BPS, membangun sistem informasi database orang asli Papua di kota Jayapura. Tentu dengan gambaran awal, menggunakan data-data Regsosek yang sudah ada di Bappenas," kata Frans Pekey, Rabu (15/11).
Dalam data yang dikeluarkan oleh BPS juga menunjukkan tren peningkatan angka angkatan kerja dalam lima tahun terakhir, dengan jumlah 69,48 persen pada Agustus 2023. Selain itu, angkatan kerja perempuan lebih meningkat dibanding pekerja laki-laki.
Kepala BPS Papua Adriana Carolina di Jayapura, mengatakan pertumbuhan ini terjadi pada 15 lapangan usaha, sedangkan dua lapangan usaha lainnya yaitu pengadaan air, pengolahan limbah serta administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial mengalami kontraksi.