Mewakili Kepala BPS Provinsi Papua, Geresida Sihombing yang juga sebagai Kepala Bagian Umum BPS Provinsi Papua menyampaikan apresiasi atas kinerja dari pejabat lama selama 1 tahun 9 bulan yang membuat perubahan yang baik, progres pekerjaan rutin sangat baik.
"Ekonomi Papua triwulan I-2024 terhadap triwulan sebelumnya terkontraksi sebesar -2,68 persen (q-to-q). Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Konstruksi (Kategori F) mengalami kontraksi terdalam sebesar -5,45 persen," terangnya.
Plt kepala BPS Kabupaten Jayawijaya Ahmad Fauzi menyatakan Inflasi pada maret 2024 kabupaten Jayawijaya baik secara year to year, manon man, dead, to dead, menunjukan bahwa masih dibawah angka inflasi nasional hal ini sedikit banyak menunjukan jika pengendalian inflasi di kabupaten Jayawijaya sudah dilakukan dengan cukup baik pada bulan maret kemarin.
Lanjutnya, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,91 persen, kelompok kesehatan sebesar 1,66 persen, kelompok transportasi sebesar 3,02 persen, kelompok pendidikan sebesar 7,49 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 1,26 persen, serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 3,54 persen.
Seusai rapat Arief membeberkan jika dia dan Bulog diminta hari itu juga mendistribusikan stok beras milik Bulog ke pasar. Yang dilakukan adalah datang ke Pasar Induk Beras Cipinang. “Untuk memastikan bongkar beras dari port (pelabuhan) langsung ke Cipinang dan langsung didistribusikan,” katanya.
Kepala BPS Provinsi Papua, Adriana Caroline menjelaskan, Ekspor Papua pada Februari 2024 tercatat senilai US$6,09 juta atau naik 170,35 persen dibanding bulan sebelumnya yang senilai US$2,25 juta.
Penjabat Bupati Jayawijaya, Sumule Tumbo dalam sambutannya yang bacakan Asisten I Setda Jayawijaya, Drs. Tinggal Wusono, MAP mengatakan publikasi dalam angka merupakan sumber informasi penting bagi berbagai pihak, baik pemerintah, akademisi, pelaku bisnis maupun masyarakat umum.
Jumlah penumpang yang berangkat menggunakan angkutan udara mengalami penurunan sebesar 15,71 persen yaitu dari 98.131 orang pada Dember 2023 menjadi 82.713 orang pada Januari 2024.
Kepala BPS Provinsi Papua, Adriana H. Carolina menjelaskan, jika dilihat menurut pelabuhan, jumlah penumpang yang berangkat melalui Pelabuhan Jayapura tercatat sebanyak 15.434 orang dan penumpang yang berangkat melalui Pelabuhan Biak sebanyak 6.708 orang. Tidak terdapat penumpang yang berangkat melalui Pelabuhan Sarmi pada Januari 2024.
Kepala BPS Provinsi Papua, Adriana Carolina mengatakan, pengendalian inflasi di Kota Jayapura dan Provinsi Papua sudah berjalan dengan baik. Namun saat ini yang masih perlu diperhatikan terkait inflasi adalah Papua Tengah dan Papua Pegunungan.