‘’Kita berhasil menangkap pelaku bersama barang bukti atas pencurian di Toko Sumber Mas di Jalan Trans Papua, Tanah Merah arah Mindiptana, Kabupaten Boven Digoel Selasa 27 Agustus kemarin,’’ katanya. Pencurian itu terjadi pada Senin 26 Agustus 2024.
 Kapolres Boven Digoel melalui Kasat Narkoba Narkoba Ipda M. Hanif Tambusai, S.Trk menjelaskan penangkapan ke-4 warga itu berawal dari pembuntutan dan pengintaian setelah mendapat informasi yang valid.
  Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, MM, kepada wartawan membenarkan penangkapan yang dilakukan terhadap salah satu dari 6 pelaku pembunuhan Nahkoda KMN Aru Jaya 08 itu. Â
Wisnu Perdana Putra menyampaikan kekhawatirannya terkait beberapa postingan di media sosial yang memuat kejadian di daerah lain atau kejadian lama di Boven Digoel, yang dikaitkan dengan situasi saat ini.
 Peningkatan perkara dari penyelidikan ke penyidikan itu, karena ditemukan adanya dugaan korupsi dengan perhitungan sementara lebih dari Rp 4,9 miliar untuk pembangunan tahap pertama (rehab, Red) tahun 2022 dan tahap kedua tahun 2023.
  Kanit III Pidana Khusus Reserse Kriminal Polres Boven Digoel Bripka Muhammad Amir yang meminpin langsung tahap II tersebut mengungkapkan, kasus itu bermula saat tersangka masuk ke dalam rumah korban yang sehari-seharinya sebagai pembeli besi tua. Saat masuk ke dalam rumah itu, korban dalam posisi tidur. Saat tersangka mau keluar dari dalam rumah langsung bertemu dengan korban di pintu kamar.
Aditya Mardya Bhakti menjelaskan, dari hasil koordinasi yang pihaknya lakukan dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Boven Digoel didapati adanya suatu kecurigaan sehubungan dengan SOP penerbitan suatu KTP menyalahi aturan.
Anggota TNI dari Satgas Pamtas Statis RI-PNG Yonif 111/KB Pos Kanggewot melakukan pemeriksaan kendaraan yang keluar masuk perbatasan darat di Kampung Kanggewot, Distrik Waropko, Kabupaten Boven Digoel-Papua Selatan.Â
   Dansatgas Letnan Kolonel Inf. Agus Satrio Wibowo, SIP dalam keterangannya mengungkapkan, pemeriksaan ini merupakan bagian dari tugas pokok Satgas dalam mengamankan sepanjang wilayah perbatasan untuk mengantisipasi keluar masuknya Imigran gelap dan barang berbahaya yang dapat mengancam Negara Kesatuan Republik Indonesia.Â
‘’Kalau yang itu, nanti kita melakukan pertemuan tersendiri lagi dengan mereka. Dalam pertemuan kemarin, masyarakat adat dari wilayah tersebut belum hadir. Yang hadir ini adalah perusahaan dan masyarakat adat yang ada di Boven Digoel bagian Selatan.