Namun, Dinas Pendidikan Biak Numfor, tidak mau menutup mata, terhadap kejadian kekerasan yang terjadi, terlebih jika itu terjadi di lingkungan sekolah. Tidak dapat dipungkiri, satu saja kasus yang mencuat dan tercium oleh publik, akan sangat berdampak luas, bagi pribadi dan lingkungan, dan juga menjadi perhatian oleh negara.
Pj Walikota Jayapura, Christian Sohilait, mengatakan dalam rapat persiapan HAN yang dihadiri Pj Bupati Jayapura dan pihak Pemprov itu mendiskusikan permasalahan yang ada sebelum hari H. Sebab, Papua merupakan tuan rumah hari anak.
Kabag SDM Polres Merauke Kompol Nuryanty, atas nama Kapolres meminta restu, doa dan dukungan dari seluruh anak- anak yang ada di Panti Asuhan Abba tersebut agar kedepan Kapolres dan seluruh anggota Polres Merauke diberikan keselamatan, kesehatan dan sukses menyelesaikan tugas dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta kelancaran pengamanan Pilkada yang saat ini tahapannya sedang berjalan.
Asisten Bidang Pemerintahan Setda Provinsi Papua Yohanes Walilo, mengatakan pihaknya bersama Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dan Ketua Umum Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) Tri Tito Karnavian telah melakukan kunjungan ke tempat pelaksanaan HAN di Istora Papua Bangkit.
“Kita harap puncak Hari Anak Nasional di Papua bisa memberikan spirit baru bagi anak anak yang akan menjadi generasi emas di Papua. Kita akan tunjukan bahwa anak anak Papua sangat mampu dan bisa sejajar dengan anak anak lain yang ada di Indonesia,” ujarnya.
Pantauan media ini, pagi itu hujan dengan intensitas ringan sedang mengguyur hampir sebagian besar wilayah kota Timika. Terlihat, anak-anak berseragam merah putih terlihat memadati gerbang SMP Negeri 2 Mimika, di Jalan Budi Utomo.
"Akan dibuat dalam kesepakatan, memberikan afirmasi prioritas kepada semua, berlaku kepada semua di wilayah adat yang lain di kota Jayapura. Sehingga semua berlaku dan prioritas untuk anak-anak pemilik ulayat sehingga ada keadilan,"kata Frans Pekey.
“Lokasi puncak HAN akan ditinjau langsung oleh Ibu Tri Tito Karnavian bersama Menteri Bahlil Lahadalia. Setelah pengecekan lokasi, kita akan rakor lagi untuk mematangkan agenda kegiatan peringatan HAN 2024,” jelasnya.
Anak anak dan perempuan, masih saja menjadi korban di tengah konflik bersenjata yang tak pernah usai di tanah Papua. Dalam catatan Komnas HAM Papua, Januari-Juni tahun 2024 sebanyak 28 warga sipil yang meninggal dunia saat konflik bersenjata antara TNI-Polri dan Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Selain jalan santai, juga dimeriahkan dengan berbagai acara lainnya, yang berlangsung di salah satu Cafe di Holtekamp Kota Jayapura. Ketua IDAI Papua dr. James Timothy, M.Kes., SpA.aK, mengatakan HUT Ke 70 ini, IDAI mengangkat tema Pemerataan Pelayanan Kesehatan Untuk Anak Indonesia.