Dalam kericuhan tersebut, sejumlah fasilitas umum dan kendaraan mengalami kerusakan. Polisi lantas mendata barang atau fasilitas yang dirusak massa. Selain kerusakan fasilitas, tiga orang menjadi korban dalam insiden ter
”Ketika terjadi caos, maka polisi tidak bisa membiarkan begitu saja. Harus mengambil tindakan diskersi, masalahnya, dampak diskersi itu menjadi luas. Misalnya tembakan gas air mata untuk mendorong pendemo bubar, dan efek
Ia menegaskan bahwa MRP sebagai lembaga kultural yang berada dalam struktur pemerintahan Provinsi Papua bekerja berdasarkan aturan. Karena itu, setiap penyampaian aspirasi harus melalui prosedur yang sah dan organisasi y
Tak sedikit masyarakat setempat, baik para pejalan kaki dan pengendara motor mengeluh mengalami mata perih akibat terkena asap dari gas air mata tersebut. Beberapa warga yang sempat ditemui Cenderawasih Pos tampak marah-
Adapun penutupan ruas jalan tersebut dilakukan oleh Satuan lalulintas (Satlantas) Polresta Jayapura Kota setelah masa aksi demonstrasi dari AMPPTAP mengelar orasi di titik tersebut berujung kericuhan. Dengan cepat person
Entis Sutisna menyampaikan rasa prihatin atas tindakan anarkis tersebut yang telah mengarah pada perbuatan kriminal dan merugikan fasilitas untuk pelayanan publik. “Kami sangat menyesalkan aksi ini," ujar Entis Sutisna k
Disini Kapolresta juga menyampaikan memohon maaf kepada masyarakat sekitar yang terdampak penggunaan gas air mata saat pembubaran massa aksi. "Kami sampaikan permohonan maaf untuk warga yang terdampak dengan gas air mata
Aparat terpaksa menembakan gas air mata ke arah demonstran. Setelah dilakukan negoisasi yang tidak menemukan titik temu antara antara aparat dan masa aksi. Benturan fisikpun tak terhindar, terdengar rentetan bunyi tembak
Namun beberapa hari kemudian pihak Pomdam mengembalikan berkas tersebut karena menganggap tak ada keterlibatan oknum TNI. Alhasil hingga kini kasus teror molotov di kantor Jubi masih menggantung.
Dalam insiden tersebut ada empat mahasiswa yang diamankan. Data yang diterima Cenderawasih Pos empat mahasiswa tersebut adalah Nopelianus Dogopia, Amoros Yeimo, Rio Yalak dan Danilson Uropmabin atau Dani Uropmabin atau D