“Pelantikan boleh memegang apa saja, tetapi yang paling penting adalah kerja-kerja ke depan. Jangan terlalu larut dalam pelantikan, kerja nyata itu yang utama,” tegas Haris dalam sambutannya.
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K melalui Kapolsek Kawasan Bandara Sentani, Iptu Wajedi, S.H., M.Si, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut sekitar pukul 11.11 WIT di depan ruang kedatangan umum Bandara Internasional Sentani, saat personel Polsek Bandara Sentani tengah melaksanakan monitoring aktivitas penumpang.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jayapura sekaligus Ketua Panitia Lomba Pondok Natal, Mustafa, mengatakan bahwa perlombaan menghias pondok Natal merupakan program pemerintah daerah yang mendapat respons sang
Wakil Bupati Jayapura, Haris R. Yocku, menjelaskan bahwa pembongkaran area Festival Danau Sentani telah dilakukan dalam beberapa hari terakhir. Pembongkaran dimulai dari area bagian timur yang selama ini dipenuhi banguna
Menurut Brigjen Wulang, festival ini juga menunjukkan bahwa seluruh elemen masyarakat dapat bersatu melalui kegiatan budaya dan olahraga tradisional. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif serta be
Tokoh masyarakat Kampung Kleublouw, Lexi Tokoro, mengatakan bahwa kegiatan ibadah dan bakti sosial tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi bukti nyata kasih dan perhatian pemerintah pusat kepada warga.
Gantang menjelaskan, destinasi wisata pantai kini dimiliki hampir di setiap daerah. Karena itu, daerah perlu memiliki keunggulan khusus jika ingin mempromosikan wisata pantai, misalnya melalui daya tarik satwa endemik se
Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada anak-anak sekolah dan anak-anak panti asuhan yang terlibat dalam perayaan tersebut. Ia menekankan bahwa generasi muda adalah harapan masa depan Jayapura. “Pembangunan jalan
Menurut Gilberd, selama kurang lebih 10 bulan masa kepemimpinan Bupati dan Wakil saat ini, pemerintah intens turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi masyarakat dan memastikan pelayanan berjalan sesuai harapan.
“Pelanggaran terhadap warga sipil terus terjadi, termasuk penembakan terhadap petani, pelajar, dan masyarakat adat hanya karena dianggap menciptakan gangguan keamanan. Kriminalisasi terhadap pelajar pun masih berlangsung