Seperti yang dirasakan Yubelina Yanggroserai seorang warga yang juga produksi olahan ikan dari Kampung Kendate, yang telah dibina oleh Kompernik akui mengenai pengelolaan ikan tuna, hasil tangkapan nelayan dari Kampung Kendate, sangat membantu pihaknya.
 Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., melalui Kasat Binmas Polres Jayapura AKP Yonias Purwanto menyampaikan kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 50 warga yang antusias memanfaatkan kesempatan untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
 "Jangan setiap tahun harus terus memperbaiki bangunannya, recap kembali kaca, pintu, jendela, tetapi bagaimana upaya dinas terkait untuk mengelola tempat tersebut menjadi tempat usaha yang aktif bagi masyarakat, bisa mendatangkan keuntungan bagi masyarakat dan pemerintah, " katanya kepada Cenderawasih Pos, Jumat (14/3) kemarin.
Ketua DPR Kabupaten Jayapura, Ruddy Bukanaung menjelaskan, dalam pelaksanaan rapat rapat paripurna I untuk masa sidang I, terkait raperda Non APBD. Sesuai dengan pembahasan tersebut, ada satu surat masuk dari eksekutif mengenai pengusulan Raperda kepariwisataan.
"Ada tiga hal yang kami ingin sampaikan yaitu dari sisi kebersamaan yakni berbagai bersama itu indah, menyenangkan dan membuat bahagia, selain itu yang kedua, kami juga bersinergi dengan stakeholder lainnya, karena dengan sinergis kita bisa lakukan layanan terbaik kepada masyarakat, " katanya kepada Cenderawasih Pos
 "Saya ini belum tahu secara pasti pelaksanaan MBG itu teknisnya seperti apa, ini saja baru tahap sosialisasi, bahkan kami belum ada informasi secara langsung kapan pelaksanaannya, berapa dapur umumnya, karena masih tahap sosialisasi," katanya kepada Cenderawasih Pos
"17 peta kampung ini disusun dalam jangka waktu 6 bulan, yang mana pemetaan ini dilakukan oleh PT Geoland Mapping Teknologi, maksud kami melakukan pemetaan kampung untuk memperjelas batas-batas kampung, batas-batas wilayah satu kampus dengan kampus lainnya, berbatasan dengan suku apa saja, agar jangan sampai menjadi masalah," katanya kepada Cenderawasih Pos
 Pemerintah Kabupaten Jayapura, melaporkan serta meminta petunjuk kepada Kementerian Dalam negeri. Pj. Bupati Jayapura, Samuel Siriwa mengatakan, ini merupakan upaya yang dilakukan agar pada saat penyusunan LPPD bisa lebih baik lagi.
 Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay S.I.K melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura Akp Arrya Nusa Hindrawan, S.I.K., CPHR., CBA, mengatakan, Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan minyak goreng dan stabilitas harga bahan pokok di pasaran.
"Ya kami hanya lakukan rapat untuk mengecek kesiapan, agenda apa saja yang akan dilakukan, pastinya penjemputan dengan tari-tarian tradisional, serah terima jabatan, nanti akan diantar ke DPR, kemudian makan-makan yakin barapen," jelasnya.