"Kami salut dengan para tokoh-tokoh agama, karena sebelum Pemilu dimulai kami sudah melakukan do'a-doa dan kegiatan keagaaman, untuk lebih menyatukan kita dan berdoa untuk pemimpin Indonesia dan wakil rakyat yang baik hati kepada rakyat, adalah pilihan kita semua," Ujar Kapolda Irjend Pol Mathius D Fakhiri.
Pengejaran melibatkan seluruh tim dengan terus membuka jaringan untuk mengetahui keberadaan Bripda Aske. Kapolda Papua, Irjend Pol Mathius Fakhiri juga marah besar dengan kejadian ini. Ia perintahkan untuk segera menangkap yang bersangkutan dan konsekwensi lain adalah ia mencopot Kapolres Yalimo dari jabatannya.
Terlihat perubahan positif pada peserta didik Gabus dimana para murid tampak lebih rapi dan bersemangat dalam proses belajar. Meja belajar dan alat tulis baru yang digunakan anak-anak juga menjadi motivasi baru untuk belajar lebih giat.
Kapolda menyebut bahwa saat ini angka tersebut sudah mencapai 2000 dan tinggal menunggu untuk mengikuti pendidikan di luar Papua. Kapolda juga mengapresiasi kebijakan Kapolri yang memberi kuota cukup banyak bagi Papua.
Kata Anthon, tujuan dari prapid ini untuk menguji keabsahan atas tindakan penangkapan, penahanan, penetapan tersangka, hingga penyitaan terhadap Trisiswanda oleh penyidik Polda Papua.
Terkait perkembangan Distrik Homeyo ini dikatakan Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady bahwa secara umum situasi di Homeyo masih terkendali. Namun memang ada perintah untuk semua anggota untuk meningkatkan kewaspadaan.
Pasalnya dua pekan terakhir dua titik ini menjadi bulan-bulanan aksi Kelompok Kriminal bersenjata (KKB) terutama di Homeyo. KKB melakukan kontak tembak selama 3 hari berturut-turut hingga menimbulkan keresahan dan ketakutan terhadap warga sipil. Namun setelah dilakukan pressure dengan kekuatan tim gabungan TNI Polri akhirnya Homeyo bisa diredam dan dikuasai.
Kapolda Papua, Irjend Pol Mathius Fakhiri meminta secara khusus kepada Karo SDM maupun Kepala SPN Polda Papua untuk mengecek kembali data para polisi muda yang baru bergabung maupun yang sudah cukup lama namun masih menggunakan ijazah SMA. Ia meminta hal tersebut dievaluasi karena pelayanan kepolisian ke depan harus terus membaik dibarengi dengan kematangan keilmuan.Â
Kapolda mengapresiasi Kapolresta Jayapura Kota beserta jajarannya karena telah meningkatkan fasilitas kantor Polsek Heram, Kantor Polsek Muara Tami, Rumah Rusun Polsek Muara Tami dan Mess Sanika Satyawada Polresta Jayapura Kota.
  "Saya menyampaikan apresiasi kepada Kapolresta Jayapura Kota beserta jajarannya karena telah meningkatkatkan fasilitas kantor Polsek Heram, Kantor Polsek Muara Tami, Rumah Susun Polsek Muara Tami dan Mess Bujang Sanika Satyawada Polresta Jayapura Kota," ungkap Kapolda.