Layanan Koling Kamtibmas ini merupakan salah satu upaya pendekatan kepolisian kepada masyarakat, yang bertujuan untuk membuka ruang diskusi ringan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sambil menyajikan kopi secara gratis.
Kunjungan ini merupakan kesempatan bagi Kapolda untuk bertatap muka langsung dengan seluruh anggota Polres Supiori, sebagai bagian dari pengenalan dirinya sebagai Kapolda baru, setelah sehari sebelumnya telah melakukan tatap muka bersama anggota Polres Biak Numfor.
Kapolda Irjen Patrige mengharapkan masyarakat agar jangan mudah percaya dengan informasi hoaks di media sosial (medsos). Berita hoaks yang tidak benar jika disebarluaskan, menurut Kapolda, dapat menimbulkan pertentangan antarsimpatisan pasangan calon tertentu.
Diakui Kapolda, saat ini Polres Biak Numfor yang hanya memiliki 510 personil, masih jauh dari kata cukup untuk pengamanan di 345 TPS yang tersebar di 19 Distrik 14 Kelurahan dan 268 kampung. Tentu saja, Polres dalam pengamanan nanti saat Pilkada tetap melibatkan Linmas dalam membantu pengamanan di Lokasi pemungutan suara.
Acara tersebut melibatkan sejumlah pejabat utama Mabes Polri, para Kapolda, serta kenaikan pangkat bagi beberapa perwira tinggi Polri. Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, dalam siaran persnya membenarkan informasi tersebut.
Dengan dideklarasikannya kampanye damai itu, kedua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Benhur Tomi Mano-Yermias Bisay atau (BTM-Yes) dan pasangan Matius D. Fakhiri, dan Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen (Mari-Yo) sudah bisa melakukan kampanye kepada masyarakat untuk menyampaikan visi-misi dari para calon kepada masyarakat.
Karena ini erat kaitannya dengan harga diri bangsa di mata dunia. Brigjen Patrige Petrus Rudolf Renwarin mestinya memiliki siasat, ataupun langkah strategis untuk memebaskan pilot tersebut, karena secara pengalaman pastinya Patrige sudah tau akan seperti apa langkah yang diambil untuk menyelesaikan kasus tersebut.
Pasca resmi menjabat Kapolda Papua, Brigjen Pol Patrige Rudolf Renwarin berkomitmen menciptakan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tetep kondusif di Papua. Ia mengaku mempunyai kebijakan arah strategi yang baru, serta arah operasional dan pembinaan baru untuk membawa Polda Papua ke arah yang lebih baik.
Brigjen Pol. Patrige Renwarin, SH, MSi secara resmi menjabat sebagai Kapolda Papua menggantikan Komjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K. Hal ini menyusul setelah mengikuti Upacara Serah Terima Jabatan di Ruang Tamu VIP Kapolri, Jalan Trunojoyo , Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (3/9) pekan kemarin.
Penyambutan ini dihadiri oleh sejumlah petinggi Polda Papua, termasuk Analis Kebijakan Utama Bidang Brigade Mobile Korbrimob Polri, Komjen Pol Matius D. Fakhiri, S.I.K., Irwasda Polda Papua Kombes Pol Drs. Yosi Muhamartha, serta jajaran Kapolres, Perwira, Bintara, Tamtama, dan ASN Polda Papua.