Meski begitu, dirinya tidak ingin mengetahui apa yang menjadi penyebab utama sehingga kampung itu masih termasuk dalam kampung yang tertinggal. Tetapi menurutnya ada dua hal yang menjadi penyebab utama, yang pertama itu disebabkan karena aparatur pemerintah kampung sebelumnya yang tidak menggunakan dengan baik alokasi dana desa atau dana kampung. Sehingga meskipun mengelola anggaran yang besar namun pembangunan di kampung tidak nampak.
  Pj. Walikota Christian Sohilait mengapresiasi aparat pemerintah Kampung Tobati yang sudah membangun kantor kampung yang lebih representatif. Kantor kampung yang dibangun dengan luas bangunan 26 meter persegi itu diharapkan dapat menjadi tempat atau wadah bagi pemerintah kampung untuk memberikan pelayanan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat kampung itu.
Pj Bupati Jayapura Semuel Siriwa, mengatakan, Pemkab Jayapura sangat bersyukur karena ada salah satu kampung di Kabupaten Jayapura, mendapatkan anugerah penghargaan sebagai desa wisata yakni di Kampung Rhepang Muaif, Distrik Nimbokrang.Â
Ketua DPW DMI Provinsi Papua Pegunungan, Yoyo Iwik Sriyoto mengatakan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini merupakan kalobarasi bersama antara DPW-DMI Provinsi Papua Pegunungan dan DPD DMI Kabupaten Jayawijaya serta pengurus Masjid Al-Muhtadin yang ada di kampung Jagara dengan melibatkan seluruh umat muslim yang ada di perkampungan yang ada di wilayah Distrik Welesi dan sekitarnya.
  Dia mengatakan saat ini penyaluran dana desa tahap dua di setiap Kampung sudah selesai. Karena itu dia sudah menyampaikan kepada setiap aparat pemerintah kampung supaya di bulan Oktober juga paling lambat semua pertanggungjawaban keuangan sudah selesai dilakukan terutama untuk tahap 1 dan tahap 2.
  Keluhan pertama disampaikan Septianus, warga Kampung Skouw Sae. Septianus mengatakan sebagain besar lulusan sarjana di kampung tersebut susah mendapatkam pekerjaan. Hal itu terjadi karena minimnya perhatian pemerintah baik Kota Jayapura maupun tingkat provinsi.
Salah satu warga Kampung Babrongko, Anca Wally mengaku, sampai saat ini di Kampung Babrongko belum ada layanan air bersih dari Pemkab Jayapura, sehingga masyarakat di Kampung Babrongko kesulitan air bersih terutama yang digunakan untuk kebutuhan minum sehari hari dan masak.
Tim sosialisasi di Ketuai Dr. Herniati, SH, MM, MH., kemudian anggota Idris Firmansyah Reliubun, SP.d, MM dari Fakultas Hukum Universitas Doktor Husni Ingratubun Papua, Dedy Mulyadi, SH, MH, dan mahasiswa, serta Tri Yanuaria, SH, MH dari Fakultas Hukum Universitas Cenderawasih.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, Lepinus Gombo, S.pd, M.Pd memastikan 40 distrik sudah memberikan makanan bergizi dalam rangka menekan stunting sekaligus kepada anak yang kurang gizi
  Yang menjadi penekanan Pemkot Jayapura adalah jangan sampai ada aparat Kampung tertentu yang terlibat aktif dalam kegiatan politik dengan memanfaatkan Alokasi Dana Desa atau Dana Kampung.