Panitia pelaksana peringatan hari ulang tahun ke-79 Negara Republik Indonesia terus memantapkan persiapannya menjelang hari H pelaksanaannya HUT RI, pada 17 Agustus nanti. Ketua panitia HUT ke-79 RI, tingkat kota Jayapura, Raymondus Mote mengatakan, saat ini persiapannya sudah semakin matang dengan persentasenya mencapai 80%.
Kegiatan diawali dengan karnaval budaya bagi peserta. Kemudian dilanjutkan dengan lomba memasukkan bola dalam keranjang, lomba memindahkan Bendera Merah Putih dan diakhiri dengan penyerahan berbagai bantuan seperti sepeda dan perlengkapan permainan anak-anak lainnya.
Ketua Panitia Lomba Lusiana Buyang, S.Kep, Ns, mengatakan, berbagai perlombaan yang dilaksanakan keluarga besar RSUD Kawera yakni lomba Futsal, lomba lari sarung, lomba menggeser bola ke dalam gawang dengan menggunakan pisang digantung di belakang, lomba makan kerupuk, lomba tarik tambang, lomba memasukkan paku botol dan lomba kebersihan ruangan.
Kegiatan ini dilaksankan di kampung Sima Distrik Yaur, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah pada tanggal 10 agustus 2024. Stakeholder pemerintah yang ikut serta dalam kegiatan tersebut diantaranya tenaga medis dari Dinas kesehatan, anggota kepolisian, UMKM dan TP PKK kabupaten Nabire. Kegiatan ini dilakukan serentak oleh 4 pokja di TP PKK Provinsi Papua Tengah dan TP PKK kabupaten yang ada di Provinsi Papua Tengah.
Meski tak beda dengan upacara 17 Agustus sebelumnya, namun Setyo mengatakan pihaknya akan menampilkan semaksimal mungkin dalam peringatan HUT ke-79 RI. “Pj Gubernur Papua, Ramses Limbong bertindak selaku inspektur upacara yang digelar di Lapangan Mandala,” kata Wahyudi.
Pelatih Paskibraka, Dino Waimbo, mengatakan ada berbagai menu latihan yang diberikan bagi calon Paskibraka itu. Di antaranya, Peraturan Baris Berbaris (PBB), formasi saat mengiringi bendara pusaka hingga pengibaran bendara pusaka.
‘’Selain itu, ada juga yang masih dalam daftar F karena melakukan pelanggaran cukup berat. Kemudian ada juga yang dilakukan pencabutan permbebasan bersyaratan karena melakukan pelanggaran termasuh narapidana yang telah menjalani pidana pokok dan tinggal menjalani pidana subsidernya,’’ katanya.
Untuk buah apel di pasar buah Merauke dijual dengan harga Rp 65.000 perkilonya namun di sini hanya dijual dengan harga Rp 34.000 perkilo. Begitu juga dengan buh Pir yang dijual dengan harrga Rp 50.000-60.000 perkilo disini hanya dijual dengan harga Rp 20.000 perkilo.
Meski diguyur hujan cukup lebat dari awal hingga berakhirnya karnaval itu, semangat dari para pelajar yang datang dari hampir ke lima distrik hingga kepulauan di Supiori itu, tidak luntur.
Letnan Yance menjelaskan sebanyak 66 anggota Paskibra yang terdiri dari 37 siswa/i, 29 lainnya dari anggota TNI-Polri telah memulai latihan sejak 27 Juli dan direncanakan akan berakhir pada 14 atau 15 Agustus 2024 mendatang.