Penegasan tersebut disampaikan melalui Kepala Diaspora Kota Jayapura, Bobby J.E Awi, yang menilai turnamen ini perlu menjadi perhatian serius para kepala kampung.
Menurutnya, arahan Wali Kota sangat jelas, yakni seluruh
Acara yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di Tugu Pekabaran Injil, Kampung Waren, sebagai simbol titik awal misi penginjilan di wilayah tersebut hampir satu abad silam. Tiap tanggal 28 Februari adalah momen dimana di
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jayapura, Septinus Ireeuw menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk syukur sekaligus upaya mempererat solidaritas dalam menyambut HUT ke-107 Pemadam Kebakaran Ind
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, yang menyampaikan bahwa pasar terapung merupakan konsep baru yang dihadirkan untuk memberikan pengalaman berbeda bagi masyarakat sekaligus mend
Ketua Panitia HUT ke-116 Kota Jayapura, Septianus Ireeuw, menjelaskan bahwa pasar terapung tersebut rencananya akan dilaksanakan di perairan Dok II, tepatnya di depan Kantor Gubernur Provinsi Papua.
  Kegiatan pencanangan tahun ini akan diramaikan dengan sejumlah agenda sosial dan pelayanan publik, di antaranya aksi bersih-bersih sampah di sepanjang Pantai Holtekamp, layanan kesehatan gratis bagi masyarakat, serta
Ketua Panitia Pembangunan, Benhur Tomi Mano, mengungkapkan bahwa pembangunan ini merupakan kerinduan jemaat yang telah dinantikan selama puluhan tahun. Pasalnya, sejak berdiri 23 tahun silam, TK Pniel Kotaraja belum memi
Ketua Klasis Baliem Yalimo Pdt Edwar Su, S.Th menyatakan Peringatan ini merujuk pada peristiwa bersejarah mendaratnya dua penginjil asal Jerman, Carl Wilhelm Ottow dan Johann Gottlob Geissler, di Pulau Mansinam pada 5 Fe
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Jayapura, Bobby JE Awi, menjelaskan bahwa turnamen tersebut menjadi agenda Dispora yang secara khusus menyasar pelajar SMP sebagai langkah awal pembinaan atlet futsal sejak dini.
Rustan Saru mengingatkan pentingnya disiplin, menghormati guru, serta menjauhi perilaku negatif yang dapat merusak masa depan generasi muda Papua. “Tentukan sikap, tentukan masa depanmu sendiri. Jika ingin masa depan yan