Untuk posisi Gubernur Papua, beberapa yang terdengar saat ini adalah sosok seperti Paulus Waterpauw, Mathius Fakhiri, Yunus Wonda, dan Benhur Tomi Mano. Mereka akan mengisi posisi kosong satu Papua alias kursi panas gubernur. Sedangkan posisi bakal calon kosong dua alias wakil gubernur nama – nama yang muncul adalah Boy Markus Dawir (BMD), Benyamin Arisoy maupun Yeremias Bisai.
‘’Saya sudah resmi mengajukan surat pengunduran diri sebagai Penjabat Gubernur Papua Selatan ke Menteri Dalam Negeri. Surat pengunduran diri itu sudah saya masukan terhitung sejak 1 Juli 2024 kemarin,’’ kata Apolo Safanpo
 BTM mengungkapkan, awalnya dirinya ingin meminang Felix Wanggai, namun Felix Wanggai masih fokus menyelesaikan tugas-tugas sebagai Pj Gubernur Papua Pegunungan. "Intinya saya ingin yang akan mendampingi saya harus orang Saireri," tegas BTM.
Ridwan bahkan menyebut suatu prestasi dan kebanggaaan jika ada ASN yang maju di Pilkada pada November mendatang. Hanya saja harus mengikuti prosedur yang ada.
  Gubernur menyebut, peresmian UPH tepung sagu merupakan wujud nyata dari upaya pemerintah dalam meningkatkan nilai tambah produk lokal memberdayakan masyarakat. Ia pun memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Mabers Phuyaka atas inisiatif dan kerja kerasnya dalam mewujudkan unit pengolahan ini.
Pasalnya perilaku BAB sembarangan tidak dapat disepelekan yang nantinya menjadi masalah serius yang merugikan lingkungan serta berpotensi menularkan penyakit seperti diare, tipes, disentri atau kolera.
 Komitment ini didorong karena melihat jumlah penduduk NTT di Papua yang cukup tinggi, namun sayang tidak didukung dengan alat transportasi yang memadai. Selain itu kehadiran tranportasi laut juga akan membuka peluang bagi provinsi Papua bisa bekerjasama dengan Provinsi NTT.
  Meski demikian, Pria yang akrab disapa BTM itu, justru tak ingin mengambil jabatan strategis itu. Padahal secara materi, gaji anggota DPR RI cukup tinggi dibandingkan gaji Gubernur. Namun BTM justru tak ingin mendapatkan semuanya itu, karena fokus utamanya hanya ingin mengabdi untuk tanah kelahirannya di Bumi Cendrawasih ini.
‘’Kalau yang itu, nanti kita melakukan pertemuan tersendiri lagi dengan mereka. Dalam pertemuan kemarin, masyarakat adat dari wilayah tersebut belum hadir. Yang hadir ini adalah perusahaan dan masyarakat adat yang ada di Boven Digoel bagian Selatan.
"Rata-rata para evaluator memberikan masukan - masukan untuk perbaikan dan sepenuhnya kami terima. Ini sangat baik bukan hanya untuk evaluasi ini saja tetapi juga untuk tugas keseharian," ungkap Ridwan dalam rilisnya.