Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayawijaya Engelbert Sorabut menyatakan untuk persiapan FBLB tahun 2024 ini pada prinsipnya suah siap untuk dilaksanakan karena akan dipusatkan di Lapangan Distrik Wosilimo Kabupaten Jayawijaya lantaran dinilai sangat siap untuk digunakan dalam melakukan iven itu.
Diakuinya, melanjutkan dukungan terhadap berbagai perhelatan event pariwisata, baik di tingkat lokal dan nasional di Papua, Telkomsel telah melakukan sejumlah optimalisasi kapasitas dan kualitas jaringan broadband 4G/LTE di Khalkote, Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur.
"Kami setiap tahunnya selalu hadir dan kalau jualan di FDS jauh lebih cepat laku jualan kami, dibandingkan jualan di Kota, jadi event seperti ini harus kita manfaatkan,"ungkapnya.
Ketua Panitia FDS 2024 Ted Yones Mokay mengatakan, karena keterbatasan anggaran, pihaknya memaksimalkan kegiatan FDS tetap berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Meski demikian, pihaknya pastikan pelaksanaan FDS tetap dilakukan, meski H-1 masih melalui jalur utama. "Pemalangan ini tidak mengganggu aktivitas masyarakat, namun kami upayakan agar pelaksanaan FDS nanti semua akses bisa digunakan, " terangnya.
Peserta didik dari 14 Sekolah Dasar (SD), di Distrik Heram mengikuti Festival Kurikulum Merdeka di SD YPK Yoka Baru, Selasa (11/6). Kegiatan yang digagas oleh Pengawas Sekolah Dinas Pendidikan Kota Jayapura bersama Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Gugus X Distrik Heram ini berlangsung sangat meriah.
  Harapannya setelah pelaksanaan selesai digelar kedepannya mereka bisa melakukan atau melanjutkan kegiatan serupa secara mandiri. Sehingga Kegiatan ini tidak saja dilakukan sekali saja tetapi itu berkelanjutan. Karena itu ke depannya bisa memberikan dampak secara ekonomi bagi masyarakat setempat.
PJ Gubernur Papua pegunungan Dr. Velix Vernando Wanggai, S.IP. M.P.A menyatakan Festival ini dilaksanakan sebagai wujud dukungan terhadap Kabupaten khususnya dalam mengembangkan kemajuan kebudayaan dan ketahanan pangan serta promosi wisata berbasis ekonomi masyarakat di dua Kabupaten Jayawijaya dan Yahukimo.
 Minimnya perawatan membuat jembatan tersebut kini terlihat kumuh dan tercium bau tidak sedap di sekitar jembatan. Toilet, dan Papan nama Kampung Nelayan terlihat rusak, tembok sepanjang jembatan pun dicoret-coret, serta sampah-sampah berserakan oleh orang yang tidak bertangungjawab membuat jembatan ini terlihat jorok dan kumuh. terlihat juga sisa-sisa percikan pinang di sepanjang tembok jembatan kampung nelayan tersebut.
Ted Mokay menjelaskan, bagi peserta yang mengikuti tes untuk menjadi putra-putri FDS Ke-XIV tahun 2024 harus mengikutinya dengan baik. Tunjukkan kemampuan dan kompetensi yang dimiliki masing-masing peserta karena untuk pemilihan putra-putri FDS baru kali pertama dilaksanakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayapura.