Layanan kesehatan bergerak dilaksanakan selama lima hari, mulai Selasa, 29 Juli hingga Sabtu, 2 Agustus 2025, dengan menyasar tiga distrik wilayah pembangunan lima yakni Distrik Wari, Distrik Douw, dan Distrik Egiam .
"Memang jumlah kasus malaria kita meningkat, tetapi kembali lagi pada kesadaran masyarakat dengan menerapkan pola hidup bersih, menjaga kebersihan lingkungan, tidur menggunakan kelambu, upaya seperti ini dapat mencegah p
Mantan Direktur RSUD Merauke ini mengungkapkan, kelima puskesmas yang belum prototipe tersebut adalah Puskesmas di SP 7 Distrik Tanah Miring. Lalu Puskesmas Kimaam di Distrik KImaam. Sedangkan puskesmas dalam kota yakni
Pihaknya juga akan melakukan rapat dalam waktu dekat ini, dengan melibatkan semua sektor layanan baik itu internal pemerintah maupun, eksternal lingkungan swasta yang ikut beroperasi dalam program kesehatan gratis terseb
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Provinsi Papua Selatan, dr. Benedicta Herlina Rahangiar mengungkapkan, ada 9 ketenagaan yang harus ada di setiap Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).
“Sebanyak 1600 orang secara sukarela divaksin. Kami mulai dari bulan Mei. Itu hasil yang bagus terutama di wilayah Pasar Sentral Timika, kemudian ada di wilayah Mayon di wilayah perintis,” kata Reynold.
Menurut Mabui, untuk tingkat kota dan kabupaten di Provinsi Papua eliminasi malaria ditargetkan pada 2028, sehingga penguatan kapasitas kader malaria sangat penting termasuk dukungan pembiayaan dan logistik.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Provinsi Papua Selatan Benedicta Herlina Rahagiar mengungkapkan, angka kematian ibu dan anak di Papua Selatan masih diatas 200/100.000 kelahiran hidup. Sementara yang
Meski demikian publik diminta tak parno karena pemerintah tentu telah mengambil langkah-langkah penanganan. Selain itu dengan sistem kekebalan tubuh yang sudah terbentuk dari kasus sebelumnya maka diyakini saat ini ada d
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold J. Ubra mengatakan, pihaknya telah menerima obat DHP Frimal dari Kementerian Kesehatan melalui Pemerintah Provinsi Papua Tengah pada akhir bulan Juni 2025.