- Advertisement -spot_img

TAG

DINKES

RSUD Abepura Tandatangani PK Penerapan SIMR

  Turut hadir, perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Papua, serta  Penjabat Eslon III, dan IV,  Kepala-Kepala ruangan, serta Dokter dan jajaran RS BLUD Abepura, Direktur RS BLUD Abepura, dr. Daisy C. Urbinas, mengatakan penerapan SIMR ini di RS BLUD Abepura sudah sejak lama, hanya saja belum diterapkan secara maksimal.

Cakupan Imunisasi Polio Tahap Pertama di Kab. Jayapura Capai  81,3 Persen

Edward menerangkan, untuk imunisasi putaran ke dua telah mencapai 6.363 anak atau 29,1 persen, yakni anak usia 0-59 bln 3.629, anak usia 5-<7 tahun sebanyak 2.006 anak dan anak usia 7 tahun  sebanyak 728.

Lima Bulan, 42 Warga Merauke Terpapar HIV 

   Kepala PKR Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dr. Inge Silvia ditemui media di  PKR Merauke  mengungkapkan bahwa dari 7.352 orang yang menjalani VCT sejak Januari-Mei 2024, tercatat 42 orang ditemukan terpapar atau positif terinveksi  HIV.  Dari 42 orang  yang positif HIV ini, dengan pintu masuk yakni lewat ibu hamil 2 orang, hubungan seks  27 orang, TBC 4 orang, PITC 8 orang. Dan WBP  1 orang. 

PIN Polio di Kota Jayapura Baru Capai  29%

   Karena itu, kata dia, pihaknya terus melakukan upaya untuk mengoptimalkan capaian pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di daerah ini dengan menyisir anak usia 0-8 tahun atau hingga kelas dua SD.

Kejar Cakupan Vaksin,  Dinkes Kab. Jayapura Gencar Lakukan PIN Polio

Pelaksanaan PIN Polio sendiri sudah dilakukan pada 7 Mei 2024. Pelaksanaan PIN membutuhkan strategi lain untuk Kabupaten Jayapura, mengingat banyak aktivitas libur dan mengejar cakupan vaksin polio (tetes manis) ada beberapa upaya yang dilakukan Dinkes Kab. Jayapura. Salah satunya dengan mempercepat pelaksanaan PIN 2 yang seharusnya dimulai pada awal bulan Juli, ini sudah digenjot pada akhir bulan Juni.

Cakupan Vaksin Polio Masih Rendah

  Hanya saja kata Ridwan, cakupan imunisasi masih sangat rendah. “Seharusnya, dalam dua pekan sejak 27 Mei 2024, kita sudah mencapai target putaran pertama 95% dan lanjut ke putaran berikutnya. Tapi, hingga kini hampir satu bulan berlalu, kita belum mencapainya,” kata Ridwan.

Dinkes Fokus Tingkatkan Fasilitas Pelayanan Kesehatan di Puskesmas

Terkait dengan upaya Dinas Kesehatan dalam penanganan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) Bahan Berbahaya dan Beracun B3 di Lingkungan Puskesmas Kab. Jayapura,  Dinkes Kab. Jayapura bersama Unicef melaksanakan program tersebut, dengan cara menyediakan pengelolaan IPAL pada beberapa Puskesmas yang ada.

Isu Flu Burung, Dinkes Papua Minta Warga Waspada

Terkait dengan flu burung tersebut, Sekretaris Dinas Kesehatan Papua, dr Aaron Rumainum, mengatakan kasus ini belum masuk ke Papua bahkan Indonesia. Kendati demikian, pihaknya meminta masyarakat untuk tetap waspada.

Dinkes Kab. Jayapura Fokus Atasi Masalah Stunting

Menurutnya, stunting disebabkan oleh banyak faktor, tidak hanya disebabkan oleh faktor gizi saja, tetapi juga faktor pola asuh, faktor anemia pada remaja putri, faktor asupan gizi bagi ibu hamil hingga melahirkan dan ada juga yang disebabkan oleh kesehatan bayi dan balita pada masa pertumbuhan.

Tekan Penyakit Malaria di Biak, Nakes Lakukan Pemeriksaan Kolektif 

Seperti halnya yang dilakukan oleh Puskesmas Sumberker Biak, sebanyak 37 pemuda-pemudi yang tergabung dalam PAM GKI Jemaat Diaspora SPV Waropen, diperiksa secara kolektif khusus pemeriksaan darah malaria. 

Latest news

- Advertisement -spot_img