Nofdy mengatakan sesuai tugas dan fungsi urusan mengenai penanganan, perawatan jalan-jalan, baik tingkat nasional, provinsi maupun kabupaten/kota sudah ada pembagian tugas masing-masing. Di jalan nasional misalnya, itu menjadi tugas dan tanggung jawab mutlak dari Balai Wilayah Jalan Nasional Papua.
Ia mengaku untuk tenda darurat tidak bisa pasang dikarenakan kondisi di lokasi kejadian tersebut adalah rawa. Ia menjelaskan Dinas Sosial hanya bisa memberikan terpal dan makanan siap saji selama masa darurat berlangsung.
Sekretaris Bamuskam Holtekamp, Isay Frits Arwam, menyampaikan sosialisasi tersebut suatu pembelajaran bagi anak anak yang selama ini hanya mendengar bencana, namun belum tahu cara untuk menghindari bencana itu.
"Bencana alam dapat diakibatkan dari alam seperti banjir, gunung berapi, hama dan wabah sedangkan bencana sosial contohnya seperti perang dan lain-lain,". ucap Ir. Apolo Safanpo.
Fasilitator Daerah Surya Malino menyampaikan, enam lokasi yang dipilih sebagai tempat dilaksanakan program fasilitasi penguatan ketangguhan masyarakat, lantaran lokasi tersebut rentan jika berpotensi tsunami karena merupakan daerah pesisir.
Welliam menyebut, jika pihaknya akan membuat usulan ke Gubernur terkait siapa yang mewakili atau melaksanakan tugas sebagai Pelaksana Harian (Plh) selama dirinya menjabat sebagai Bupati Yapen.
Pernyataan tersebut, disampaikan setelah badai terkuat yang melanda negara itu menghantam resor pantai Acapulco, menyebabkan kerusakan yang diperkirakan mencapai miliaran dolar.
Ketua Forum Peduli Kemanusiaan (FPK) Kabupaten Jayapura Menase Bernard Taime, SH, meminta Pj Bupati Jayapura Triwarno Purnomo menyurati secara resmi ke Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mengintruksikan jajarannya, terlebih khusus Inspektorat Utama (Irtama) untuk turun langsung mengaudit dana bencana banjir bandang yang terjadi pada tanggal 16 Maret 2019 sebesar kurang lebih Rp 275 miliar.
Asisten 1 Setda papua pegunungan Drs. Wasuok Demianus Siep, menyatakan untuk masalah kelaparan di distrik Amuma Kabupaten Yahukimo sampai saat ini pihaknya belum mendapat laporan resmi dari pemerintah daerah setempat terkait dengan adanya benana kelaparan tersebut.
Paus Fransiskus mengatakan bahwa perang tidak menyelesaikan apa pun, melainkan hanya menabur kematian dan kehancuran, meningkatkan kebencian, serta melipatgandakan balas dendam. “Perang menghapus masa depan,” ujar Paus Fransiskus, yang mendesak warga dunia untuk memilih jalan perdamaian.