Tuesday, February 10, 2026
25.8 C
Jayapura
- Advertisement -spot_img

TAG

BANJIR

BWS Butuh Surat Keterangan Tanggap Darurat untuk Normalisasi  Rawa

‘’Saya memang sudah sampai di Salor bahkwan sampai di DAS (Daerah Aliran Sungai) Kumbe dan sudah melihat kondisi  banjir dan  suplaysit bermula dari rawa yang dulu dikerjakan oleh PT Medco untuk irigasi 200 hektar itu. Lalu  pengaturan air tidak diatur dengan baik sehingga terjadi luapan air.  Suplaysit itu sedikit mengalami sendimentasi  dan mudah-mudahan sendimentasi dapat dikerjakan secara bersama-sama,’’ kata Nonce Sanam.

Irigasi Harus Segera Dinormalisasi 

  Mantan Aggota DPRP Papua tersebut menjelaskan, langkah-langkah yang dilakukan dalam rangka mengurai banjir yang terjadi tersebut dengan menormalisasi irigasi yang ada di wilayah tersebut.   ‘’Ada sungai besar yang ada di belakang kampung  itu yang memang harus dinormalisasi,’’ katanya.

Wapeko dan Kampung Sumber Rejeki Terendam Banjir

Kepala  Kampung  Sumber Rejeki Bambang Irawan dihubungi media ini lewat telpon selulernya membenarkan banjir yang sudah mulai menggenangi sebagian rumah penduduk Kampung Sumber Rejeki tersebut.

Pasca Banjir, Aktifitas Pasar Youtefa Kembali Bergeliat

   Menurutnya banjir yang menggenangi Pasar Youtefa kemarin itu menimbulkan kerugian bagi pedagang. Namun dia mengaku tidak rugi terlalu besar. Sementara itu, pedagang lain, Kristina (30) mengatakan, sejak Senin (3/2) pasca kejadian dirinya tetap berjualan meski tempat jualannya masih tergenang akibat banjir.

Hujan Deras, Pasar Youtefa Terendam Banjir

   Banjir tersebut berasal  dari luapan sungai yang ada samping pasar, baik Kali Acay maupun Siborhonyi. Luapan kali ini diperparah karena tersumbatnya salura air akibat banyaknya sampah yang dibuang sembarangan.

Warga Konya Sebut Pemerintah Bohong dan Langgar aturan

  Kores yang tampak kesal itu mengaku sudah kehabisan cara untuk menyampaikan aspirasi masyarakat yang tinggal di wilayah Konya itu. Karena menurutnya aspirasi itu sudah dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat RT, Musrembang Kampung/Kelurahan,  distrik hingga Kota Jayapura. Bahkan sejumlah pejabat juga seringkali mengunjungi atau mendatangi Konya.

BWS Turun Tangan Bersihkan Drainase Secara Manual

     Kepala BWS Papua Merauke Nonce Saman, ST, MT, memimpin langsung pembersihan drainase cara manual  tersebut. Nonce  Saman menjelaskan bahwa salah satu penyebab terjadinya banjir ketika itentitas  hujan cukup tinggi karena saluran  drainase yang ada sudah tertutup  dengan sampah maupun dengan rumput.

Kurangi Dampak Banjir, BWS Akan Bangun Sejumlah Kolam Retensi     

Kepala BWS Papua Merauke Nonce Saman, ST, MT, mengungkapkan, pembangunan  kolam retensi ini harus dibangun untuk mengurangi dampak banjir dalam kota. Pasalnya, lahan yang ada di dalam Kota  Merauke tetap dan tidak bertambah, sementara jumlah penduduk terus meningkat.

Lapas Merauke Tidak Luput Terendam Banjir

   Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Merauke  tidak luput dari genangan air atau banjir  tersebut. Dari 3 blok  yang ada, 2 blok diantaranya yang merupakan bangunan lama terendam banjir. Sementara 1 blok yang merupakan bangunan baru luput  dari banjir tersebut.

BPBD Papua Serahkan Bantuan pada Korban Bencana Banjir Jayapura

Sekretaris BPBD Provinsi Papua Barkah Wisnu Raditya di Jayapura, Sabtu, mengatakan penyerahan bantuan tersebut diharapkan dapat mengurangi beban dari korban bencana banjir akibat curah hujan dengan intensitas tinggi di Kota Jayapura yang terjadi pada 18 Desember 2024. "Bantuan yang diberikan ini berupa bahan pokok dan matras untuk keluarga yang terdampak," katanya.

Latest news

- Advertisement -spot_img