Inggris mencoba bangkit pada babak kedua, gol Jack Grealish mencetak gol pada menit ke-47 sayangnya dianulir oleh VAR karena offside.
Keberhasilan Harry Kane, yang masuk sebagai pengganti Watkins pada menit ke-58, menjadi kunci penyelamatan Inggris.
Gol bunuh diri Jani Atanasov setelah bola korner Foden mengenai Kane membuat skor berubah menjadi 1-1.
Meskipun berusaha untuk memutar balik keadaan, Inggris gagal menambah gol.
Pertandingan berakhir dengan skor imbang, meninggalkan catatan menarik mengenai peran vital Kane dalam momen krusial pertandingan tersebut.
Menariknya, Gareth Southgate seakan membuat eksperimen dalam komposisi timnya.
Meski berhasil meraih hasil imbang, beberapa kelemahan terlihat, terutama dalam lini tengah dan pertahanan.
Sebagai catatan, absennya Harry Kane sebagai starter memunculkan pertanyaan tentang ketergantungan Inggris pada kapten mereka.
Meski berhasil menyelamatkan hasil dengan gol penyama, kinerja tim terlihat tidak seefektif ketika Kane berada di lapangan.
Dengan berakhirnya kualifikasi, Inggris kini bersiap untuk Euro 2024 dengan status unggulan teratas.
Meski hasil pertandingan tidak sesuai harapan, Southgate menegaskan bahwa timnya telah melakukan eksperimen yang membawa hasil positif.
Dengan potensi Kane yang tetap krusial, Inggris siap menghadapi tantangan di kejuaraan mendatang
Tambahan satu poin membuat Inggris tetap berada di puncak Grup C Kualifikasi Euro 2024 dengan 20 poin dari delapan laga.
Mereka memastikan diri masuk ke Pot 1 untuk drawing fase grup tahun depan.