Thursday, January 8, 2026
29.8 C
Jayapura

Caretaker Baru, PSBS Bawa Tekad Besar

JAYAPURA – Tim PSBS Biak akan melakoni laga berat saat bertang ke markas PSIM Yogyakarta dalam lanjutan kompetisi Super League 2025/2026 yang berlangsung hari ini, Senin (29/12).

Menariknya, PSBS tampil dengan pelatih caretaker yang baru, Kahudi Wahyu. Pelatih sepak bola berlisensi A AFC yang dikenal dengan filosofi Filanesia itu menjadi semangat baru bagi pasukan Badai Pasifik.

Kahudi sendiri mengaku timnya sudah sangat siap menghadapi tuan rumah. Ia bahkan mengaku PSBS siap tampil dengan skuad terbaik mereka.

“Anak-anak dalam kondisi sehat, kemarin beberapa pemain mengalami cedera dan saya pastikan mereka sudah bisa tampil. Semuanya sudah mengikuti proses latihan dengan baik,” ungkap Kahudi kepada awak media, Minggu (28/12).

Baca Juga :  Intensitas Hujan Masih Cukup Tinggi di Biak

Ia mengaku sudah mengantongi kelemahan dari lawan, dan mereka sudah menyiapkan strategi khusus untuk meredam permainan tuan rumah.

“Kita tahu pada pertandingan sebelumnya hasilnya tidak menguntungkan kita tapi anak-anak sudah melupakan itu. PSIM adalah tim yang selalu konsisten dengan cara mereka main, tapi kami melihat tetap ada kelemahan,” ujarnya.

JAYAPURA – Tim PSBS Biak akan melakoni laga berat saat bertang ke markas PSIM Yogyakarta dalam lanjutan kompetisi Super League 2025/2026 yang berlangsung hari ini, Senin (29/12).

Menariknya, PSBS tampil dengan pelatih caretaker yang baru, Kahudi Wahyu. Pelatih sepak bola berlisensi A AFC yang dikenal dengan filosofi Filanesia itu menjadi semangat baru bagi pasukan Badai Pasifik.

Kahudi sendiri mengaku timnya sudah sangat siap menghadapi tuan rumah. Ia bahkan mengaku PSBS siap tampil dengan skuad terbaik mereka.

“Anak-anak dalam kondisi sehat, kemarin beberapa pemain mengalami cedera dan saya pastikan mereka sudah bisa tampil. Semuanya sudah mengikuti proses latihan dengan baik,” ungkap Kahudi kepada awak media, Minggu (28/12).

Baca Juga :  Kembali ke Biak, PSBS Punya Modal Baik di Laga Perdana

Ia mengaku sudah mengantongi kelemahan dari lawan, dan mereka sudah menyiapkan strategi khusus untuk meredam permainan tuan rumah.

“Kita tahu pada pertandingan sebelumnya hasilnya tidak menguntungkan kita tapi anak-anak sudah melupakan itu. PSIM adalah tim yang selalu konsisten dengan cara mereka main, tapi kami melihat tetap ada kelemahan,” ujarnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya