Saturday, June 22, 2024
24.7 C
Jayapura

PSSI Pastikan Tiket Timnas Indonesia vs Irak Ludes Terjual Meski Harganya Naik

JAKARTA-Euforia menyambut laga kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Timnas Indonesia dan Irak begitu terasa. Tiket untuk pertandingan yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Kamis (6/6) sore ini telah habis terjual.

Managing Director Garuda Sepakbola Indonesia (GSI), anak perusahaan PSSI, Marshal Masita, mengonfirmasi hal ini saat ditemui seusai acara kerja sama PSSI dengan salah satu produk air mineral sebagai sponsor resmi Timnas Indonesia di Jakarta, Selasa (4/6) kemarin.

Antusiasme luar biasa dari para penggemar sepak bola Tanah Air terlihat jelas dari cepatnya penjualan tiket. Sebanyak 60 ribuan tiket yang dijual oleh PSSI habis dalam waktu singkat.

“Sekarang tiket di kami sudah habis,” ujar Marshal.

Baca Juga :  Shalika Aurelia Magang di PT GSI sambil Nunggu Tawaran Klub Luar Negeri

Penjualan tiket ini mencakup beberapa mekanisme, termasuk penjualan langsung oleh PSSI dan melalui salah satu sponsor yang juga menjual tiket.

Marshal menjelaskan bahwa 50 ribu tiket pertama terjual hanya dalam 24 jam setelah penjualan resmi dibuka pada pertengahan Mei lalu. Ini menunjukkan betapa tingginya minat dan dukungan dari masyarakat Indonesia terhadap tim kebanggaan mereka.

“Jumlah tiket pertandingan Indonesia versus Irak sudah terjual 50 ribu lembar hanya dalam tempo 24 jam saat resmi dibuka pada pertengahan Mei lalu,” kata Marshal.

Selain itu, ada mekanisme lain penjualan tiket melalui salah satu sponsor PSSI, yang menyediakan 10 ribu lembar tiket.

“Kalau di kami itu sudah habis yang Irak. Di kami ya, tapi kan mulai tanggal 2 kemarin, teman-teman tahu, kita buka ada kuota, enggak banyak, hanya 10 ribu,” jelas Marshal sambil menyebut salah satu bank BUMN sebagai pihak yang bertanggung jawab atas penjualan tiket tersebut.

Baca Juga :  Pertemuan Bilateral Dua Menlu di Papua, Indonesia Siapkan 4 Proyek

Menurutnya, saat ini hanya tersisa beberapa ribu tiket dari kuota yang dijual oleh sponsor tersebut.

Yang menarik, tiket dengan harga termahal justru habis lebih dulu. Marshal mengungkapkan bahwa tiga kategori tiket teratas dengan harga tertinggi terjual habis lebih cepat dibandingkan kategori lainnya.

“Dan yang lucunya lagi, itu tiket tiga teratas (dengan harga termahal), dua teratas yang termahal, sudah habis duluan,” katanya.

JAKARTA-Euforia menyambut laga kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Timnas Indonesia dan Irak begitu terasa. Tiket untuk pertandingan yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Kamis (6/6) sore ini telah habis terjual.

Managing Director Garuda Sepakbola Indonesia (GSI), anak perusahaan PSSI, Marshal Masita, mengonfirmasi hal ini saat ditemui seusai acara kerja sama PSSI dengan salah satu produk air mineral sebagai sponsor resmi Timnas Indonesia di Jakarta, Selasa (4/6) kemarin.

Antusiasme luar biasa dari para penggemar sepak bola Tanah Air terlihat jelas dari cepatnya penjualan tiket. Sebanyak 60 ribuan tiket yang dijual oleh PSSI habis dalam waktu singkat.

“Sekarang tiket di kami sudah habis,” ujar Marshal.

Baca Juga :  Skuad Timnas Indonesia U-17 Jadi Backbone untuk Piala Dunia U-20 2025

Penjualan tiket ini mencakup beberapa mekanisme, termasuk penjualan langsung oleh PSSI dan melalui salah satu sponsor yang juga menjual tiket.

Marshal menjelaskan bahwa 50 ribu tiket pertama terjual hanya dalam 24 jam setelah penjualan resmi dibuka pada pertengahan Mei lalu. Ini menunjukkan betapa tingginya minat dan dukungan dari masyarakat Indonesia terhadap tim kebanggaan mereka.

“Jumlah tiket pertandingan Indonesia versus Irak sudah terjual 50 ribu lembar hanya dalam tempo 24 jam saat resmi dibuka pada pertengahan Mei lalu,” kata Marshal.

Selain itu, ada mekanisme lain penjualan tiket melalui salah satu sponsor PSSI, yang menyediakan 10 ribu lembar tiket.

“Kalau di kami itu sudah habis yang Irak. Di kami ya, tapi kan mulai tanggal 2 kemarin, teman-teman tahu, kita buka ada kuota, enggak banyak, hanya 10 ribu,” jelas Marshal sambil menyebut salah satu bank BUMN sebagai pihak yang bertanggung jawab atas penjualan tiket tersebut.

Baca Juga :  Profil Arkhan Kaka, Striker Sekaligus Pencetak Gol Pertama Timnas

Menurutnya, saat ini hanya tersisa beberapa ribu tiket dari kuota yang dijual oleh sponsor tersebut.

Yang menarik, tiket dengan harga termahal justru habis lebih dulu. Marshal mengungkapkan bahwa tiga kategori tiket teratas dengan harga tertinggi terjual habis lebih cepat dibandingkan kategori lainnya.

“Dan yang lucunya lagi, itu tiket tiga teratas (dengan harga termahal), dua teratas yang termahal, sudah habis duluan,” katanya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya