alexametrics
23.7 C
Jayapura
Tuesday, June 28, 2022

Diharap PSSI Makin Transparan 

Sekretaris Umum Persipura Jayapura, Rocky Bebena. ( FOTO : Erik / Cepos)

JAYAPURA-Manajemen Persipura Jayapura mengapresiasi kinerja Tim Satgas anti mafia bola yang telah berhasil mengungkap kebobrokan PSSI yang menyeret nama plt Ketum PSSI Joko Driyono (Jokdir).

Sekretaris Umum Persipura Jayapura, Rocky Bebena meminta agar kedepannya, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan operator liga bisa lebih baik dan lebih transparan dalam mengelola kompetisi sepak bola Tanah Air.

Selain itu, mantan wartawan Cenderawasih Pos ini meminta kepada PSSI dengan terungkapnya kasus dapat menjadi momentum dalam meningkatkan persaingan agar dapat menghasilkan apa yang disebut profesionalitas.

“Apa yang dibicarakan itu juga yang harus diimplementasikan, jangan hanya bicara tentang konsep saja, tapi penerapan regulasinya berbeda dengan itu, ini kan malah membuat kontestan jadi tidak percaya terhadap federasi dan operator liga,”ungkap Rocky kepada awak media saat ditemui di lapangan sepak bola Argapura, Kota Jayapura, Sabtu (16/2).

Baca Juga :  Optimis Sumbangkan Emas

“Karena ini semua berkaitan dengan kompetisi juga, jika berbobot dan profesional berarti apa yang kita bicarakan dalam regulasi itulah yang harua diterjemahkan” sambungnya.

Ia menuturkan, terungkapnya kasus yang menjerat pentolan PSSI itu akan merangsang kembali semangat dari para kontestan yang sudah cukup lama memimpikan kualitas kompetisi yang sehat dan benar-benar bersih.

“Setelah kasus tersebut terungkap, ini bisa menghilangkan kekhawatiran pihak klub yang selalu dihantui dengan bobroknya persepakbolaan Indonesia selama ini,” pungkasnya.(eri/tho)

Sekretaris Umum Persipura Jayapura, Rocky Bebena. ( FOTO : Erik / Cepos)

JAYAPURA-Manajemen Persipura Jayapura mengapresiasi kinerja Tim Satgas anti mafia bola yang telah berhasil mengungkap kebobrokan PSSI yang menyeret nama plt Ketum PSSI Joko Driyono (Jokdir).

Sekretaris Umum Persipura Jayapura, Rocky Bebena meminta agar kedepannya, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan operator liga bisa lebih baik dan lebih transparan dalam mengelola kompetisi sepak bola Tanah Air.

Selain itu, mantan wartawan Cenderawasih Pos ini meminta kepada PSSI dengan terungkapnya kasus dapat menjadi momentum dalam meningkatkan persaingan agar dapat menghasilkan apa yang disebut profesionalitas.

“Apa yang dibicarakan itu juga yang harus diimplementasikan, jangan hanya bicara tentang konsep saja, tapi penerapan regulasinya berbeda dengan itu, ini kan malah membuat kontestan jadi tidak percaya terhadap federasi dan operator liga,”ungkap Rocky kepada awak media saat ditemui di lapangan sepak bola Argapura, Kota Jayapura, Sabtu (16/2).

Baca Juga :  Status Tersangka Menpora Tak Pengaruhi Persiapan PON

“Karena ini semua berkaitan dengan kompetisi juga, jika berbobot dan profesional berarti apa yang kita bicarakan dalam regulasi itulah yang harua diterjemahkan” sambungnya.

Ia menuturkan, terungkapnya kasus yang menjerat pentolan PSSI itu akan merangsang kembali semangat dari para kontestan yang sudah cukup lama memimpikan kualitas kompetisi yang sehat dan benar-benar bersih.

“Setelah kasus tersebut terungkap, ini bisa menghilangkan kekhawatiran pihak klub yang selalu dihantui dengan bobroknya persepakbolaan Indonesia selama ini,” pungkasnya.(eri/tho)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/