Thursday, April 3, 2025
27.8 C
Jayapura

Kendalikan Emosi! Jangan Sampai Kamu Marah Saat Berpuasa, Ini Tipsnya

1. Mengelola waktu dan prioritas

Perasaan marah biasanya muncul ketika kita merasa tertekan terhadap suatu hal, seperti aktifitas yang padat atau yang tidak sesuai dengan kemauan. Dengan mengatur waktu dengan baik dapat membantu mengurangi beban emosional, begitupun dengan mengatur prioritas.

Apabila kita dapat mengatur waktu dan prioritas dengan bijak, batasan-batasan diri akan kita pahami dengan benar. Sesudah semuanya dikelola dengan baik Sehingga perasaan yang emosional dapat dikendalikan dengan baik pula.

2. Melakukan refleksi diri

Memahami atau melakukan kesadaran atas emosi dalam diri kita sangatlah penting. Dengan begitu mudah mengetahui perkara apa yang membuat marah, karena penyebab apapun yang dialami hanyalah diri kita yang mengetahuinya.

Baca Juga :  Sagita Furniture Hadirkan Promo "BELA" Berikan Diskon 10 Persen

Langkah yang diambil untuk refleksi diri ketika merasakan emosi, dapat dilakukan dengan keluar dari situasi penyebabnya, kemudian diam dan resapi hal yang membuatmu emosi. Dengan langkah seperti itu, kamu tidak hanya dapat mengendalikannya, namun juga menemukan solusi atas perkara tersebut.

3. Menenangkan diri

Langkah ini menjadi alternatif yang paling sederhana, meskipun untuk dapat melakukannya dengan mudah cukup meragukan. Mengontrol diri untuk tenang memang tidak semudah itu, tapi kamu perlu mencobanya.

Ketika kamu merasa marah lakukan konseling diri. Bebaskan pikiranmu dan berkatalah kepada diri kamu sendiri dengan kata-kata yang mampu memotivasi, seperti mengatakan, “segala sesuatu sudah ada yang mengatur, yakin kalau sesuatu itu yang terbaik menurutNya.”

Baca Juga :  KPK Unggah Total Harta Kekayaan 3 Pasang Capres-Cawapres

Alternatif menenangkan diri juga dapat kamu lakukan dengan mengalihkan ke aktifitas lain yang menurutmu membuat tenang seperti mendengarkan musik, bermain alat musik, berkebun, kalau dalam islam membaca Al-quran, berwudlu, ataupun menyebut nama Allah.

1. Mengelola waktu dan prioritas

Perasaan marah biasanya muncul ketika kita merasa tertekan terhadap suatu hal, seperti aktifitas yang padat atau yang tidak sesuai dengan kemauan. Dengan mengatur waktu dengan baik dapat membantu mengurangi beban emosional, begitupun dengan mengatur prioritas.

Apabila kita dapat mengatur waktu dan prioritas dengan bijak, batasan-batasan diri akan kita pahami dengan benar. Sesudah semuanya dikelola dengan baik Sehingga perasaan yang emosional dapat dikendalikan dengan baik pula.

2. Melakukan refleksi diri

Memahami atau melakukan kesadaran atas emosi dalam diri kita sangatlah penting. Dengan begitu mudah mengetahui perkara apa yang membuat marah, karena penyebab apapun yang dialami hanyalah diri kita yang mengetahuinya.

Baca Juga :  5 Penyakit Kronis Ini Dapat Dikurangi Resikonya dengan Berpuasa, Apa Saja?

Langkah yang diambil untuk refleksi diri ketika merasakan emosi, dapat dilakukan dengan keluar dari situasi penyebabnya, kemudian diam dan resapi hal yang membuatmu emosi. Dengan langkah seperti itu, kamu tidak hanya dapat mengendalikannya, namun juga menemukan solusi atas perkara tersebut.

3. Menenangkan diri

Langkah ini menjadi alternatif yang paling sederhana, meskipun untuk dapat melakukannya dengan mudah cukup meragukan. Mengontrol diri untuk tenang memang tidak semudah itu, tapi kamu perlu mencobanya.

Ketika kamu merasa marah lakukan konseling diri. Bebaskan pikiranmu dan berkatalah kepada diri kamu sendiri dengan kata-kata yang mampu memotivasi, seperti mengatakan, “segala sesuatu sudah ada yang mengatur, yakin kalau sesuatu itu yang terbaik menurutNya.”

Baca Juga :  Hukum Sikat Gigi saat Berpuasa Menurut Buya Yahya: Hati-Hati Jangan Tertelan

Alternatif menenangkan diri juga dapat kamu lakukan dengan mengalihkan ke aktifitas lain yang menurutmu membuat tenang seperti mendengarkan musik, bermain alat musik, berkebun, kalau dalam islam membaca Al-quran, berwudlu, ataupun menyebut nama Allah.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya