Sunday, February 22, 2026
26.7 C
Jayapura

Shalat Tarawih di Rumah Vs di Masjid, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

BULAN Ramadhan identik dengan pelaksanaan shalat Tarawih. Banyak muslim dan muslimah melaksanakan shalat yang hanya ada di bulan Ramadhan ini di masjid dan dilaksanakan secara berjamaah. Namun pada kenyataannya, tidak semua orang bisa selalu mengikuti shalat Tarawih berjamaah di masjid. Sebagian umat muslim memilih melaksanakan shalat Tarawih sendirian di rumah.

Terdapat sejumlah alasan kenapa mereka memilih shalat Tarawih di rumah daripada di masjid. Mulai alasan kesehatan, pekerjaan, hingga pertimbangan kenyamanan dan kekhusyukan.Shalat Tarawih merupakan ibadah sunnah muakkad yang dianjurkan untuk dikerjakan pada malam-malam di bulan Ramadhan. Pelaksanaannya boleh dilakukan secara berjamaah di masjid maupun sendiri di rumah.

Dalam sejarah Islam, shalat Tarawih berjamaah mulai dibiasakan pada masa Khalifah Umar bin Khattab. Pada masa Rasulullah, shalat Tarawih biasanya dengan jamaah terbatas dan kerap dilakukan di rumah karena khawatir dianggap sebagai ibadah wajib. Lantas, apa saja kelebihan dan kekurangan shalat Tarawih sendirian di rumah? Berikut ulasan lengkapnya.

Baca Juga :  Pengamanan Ramadan Jadi Prioritas

Kelebihan Shalat Tarawih Sendirian di Rumah
1. Lebih Khusyuk dan Tenang
Suasana rumah yang relatif lebih sepi bisa membuat sebagian orang bisa lebih fokus dalam melaksanakan shalat. Tanpa distraksi oleh keramaian, ibadah Tarawih bisa terasa lebih personal dan mendalam.

2. Fleksibel Secara Waktu
Shalat Tarawih di rumah bisa dilakukan setelah Isya hingga menjelang Subuh. Fleksibilitas waktu memudahkan mereka yang memiliki jam kerja tidak menentu atau mereka yang memiliki kondisi fisik yang terbatas.

3. Bisa Menyesuaikan Jumlah Rakaat dan Bacaan
Berbeda dengan masjid yang mengikuti imam, shalat Tarawih di rumah memungkinkan seseorang untuk menyesuaikan jumlah rakaat dan panjang pendek bacaan disesuaikan dengan kemampuan.

Baca Juga :  Patut Dicontoh, Kuliah Tiga Tahun Raih Double Degree di ITB dan Inggris

4. Lebih Nyaman bagi Lansia dan Orang dengan Kondisi Tertentu
Bagi lansia atau orang yang kurang fit, shalat di rumah mengurangi kelelahan fisik karena tidak perlu berjalan jauh atau berdiri lama.

5. Privasi Lebih Terjaga
Berdoa dan bermunajat di rumah memberikan ruang privasi yang lebih luas. Sebagian orang merasa lebih leluasa mencurahkan doa tanpa rasa sungkan kepada Tuhan ketika sendirian tidak ada orang lain yang melihat.

BULAN Ramadhan identik dengan pelaksanaan shalat Tarawih. Banyak muslim dan muslimah melaksanakan shalat yang hanya ada di bulan Ramadhan ini di masjid dan dilaksanakan secara berjamaah. Namun pada kenyataannya, tidak semua orang bisa selalu mengikuti shalat Tarawih berjamaah di masjid. Sebagian umat muslim memilih melaksanakan shalat Tarawih sendirian di rumah.

Terdapat sejumlah alasan kenapa mereka memilih shalat Tarawih di rumah daripada di masjid. Mulai alasan kesehatan, pekerjaan, hingga pertimbangan kenyamanan dan kekhusyukan.Shalat Tarawih merupakan ibadah sunnah muakkad yang dianjurkan untuk dikerjakan pada malam-malam di bulan Ramadhan. Pelaksanaannya boleh dilakukan secara berjamaah di masjid maupun sendiri di rumah.

Dalam sejarah Islam, shalat Tarawih berjamaah mulai dibiasakan pada masa Khalifah Umar bin Khattab. Pada masa Rasulullah, shalat Tarawih biasanya dengan jamaah terbatas dan kerap dilakukan di rumah karena khawatir dianggap sebagai ibadah wajib. Lantas, apa saja kelebihan dan kekurangan shalat Tarawih sendirian di rumah? Berikut ulasan lengkapnya.

Baca Juga :  Prabowo Ingin Kepala Daerah Terpilih Dilantik 20 Februari 2025

Kelebihan Shalat Tarawih Sendirian di Rumah
1. Lebih Khusyuk dan Tenang
Suasana rumah yang relatif lebih sepi bisa membuat sebagian orang bisa lebih fokus dalam melaksanakan shalat. Tanpa distraksi oleh keramaian, ibadah Tarawih bisa terasa lebih personal dan mendalam.

2. Fleksibel Secara Waktu
Shalat Tarawih di rumah bisa dilakukan setelah Isya hingga menjelang Subuh. Fleksibilitas waktu memudahkan mereka yang memiliki jam kerja tidak menentu atau mereka yang memiliki kondisi fisik yang terbatas.

3. Bisa Menyesuaikan Jumlah Rakaat dan Bacaan
Berbeda dengan masjid yang mengikuti imam, shalat Tarawih di rumah memungkinkan seseorang untuk menyesuaikan jumlah rakaat dan panjang pendek bacaan disesuaikan dengan kemampuan.

Baca Juga :  Telkomsel Petakan 25 Titik Keramaian di Maluku dan Papua

4. Lebih Nyaman bagi Lansia dan Orang dengan Kondisi Tertentu
Bagi lansia atau orang yang kurang fit, shalat di rumah mengurangi kelelahan fisik karena tidak perlu berjalan jauh atau berdiri lama.

5. Privasi Lebih Terjaga
Berdoa dan bermunajat di rumah memberikan ruang privasi yang lebih luas. Sebagian orang merasa lebih leluasa mencurahkan doa tanpa rasa sungkan kepada Tuhan ketika sendirian tidak ada orang lain yang melihat.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya