6. Sabar mencari solusi terbaik
Mereka tidak keberatan menghabiskan waktu untuk memahami konsep kompleks. Herbert A. Simon menegaskan bahwa pemecahan masalah adalah proses pencarian berbagai kemungkinan hingga menemukan solusi paling tepat.
7. Tidak suka diawasi terlalu detail
Individu dengan IQ tinggi cenderung mandiri dan membutuhkan ruang untuk berpikir. Psikolog Gordon Allport menyebut kepribadian matang ditandai otonomi dan pengarahan diri.
8. Berani mempertanyakan aturan yang tidak logis
Mereka menghargai aturan yang rasional. Jika dinilai tidak masuk akal, mereka cenderung mengkritisi. Milton Rokeach menjelaskan, pemikir independen mengevaluasi norma berdasarkan penalaran pribadi.
9. Terbuka merevisi pendapat
Pendapat tidak dianggap sebagai kebenaran mutlak. Leon Festinger melalui teori disonansi kognitif menjelaskan bahwa seseorang akan menyesuaikan keyakinan ketika dihadapkan pada bukti yang lebih kuat.
10. Tidak menyukai waktu terbuang sia-sia
Mereka menghargai waktu dan efisiensi. Edward de Bono menyebut berpikir yang baik bersifat ekonomis, menghindari usaha dan waktu yang terbuang percuma. Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa ciri-ciri tersebut bukan ukuran mutlak kecerdasan. Tes IQ tetap mengukur aspek logika, memori, dan penalaran secara kuantitatif. Namun, kebiasaan sehari-hari dapat memberi gambaran bagaimana kemampuan kognitif diterapkan dalam kehidupan nyata. (sry/fir)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q