Wednesday, February 18, 2026
26.9 C
Jayapura

Asal Usul Perayaan Imlek

Nian akan tiba pada hari pertama tahun baru untuk meneror penduduk desa. Namun, penduduk desa mengetahui bahwa Nian takut dengan suara keras, cahaya terang, dan warna merah. Karena itu, setiap pergantian tahun, warga desa di Tiongkok akan menggantung lentera merah untuk menakut-nakuti Nian dan menyalakan petasan juga. Sejak itu, Nian sudah tidak terlihat lagi meneror warga desa.

Untuk memahami Tahun Kuda Api, ada dua kesalahpahaman umum yang perlu diluruskan.Tidak seperti kalender Gregorian, kalender Tionghoa tidak dimulai pada tanggal 1 Januari. Kalender ini mengikuti kalender lunisolar tradisional berdasarkan fase bulan. Setiap Tahun Baru Imlek jatuh antara 21 Januari dan 20 Februari, biasanya pada bulan baru kedua setelah titik balik matahari musim dingin. Ini berarti ketika kita mengatakan “2026 adalah tahun kuda,” itu hanya berlaku untuk Tahun Baru Imlek saat ini.

Baca Juga :  Ada Peluang dan Tantangan Namun Harus Tetap Tenang Mengambil Keputusan

Kesalahpahaman umum lainnya adalah bahwa shio berulang setiap 12 tahun. Itu benar untuk shio hewan, tetapi sistem tradisional berulang setiap 60 tahun. Penyebabnya, setiap tahun menggabungkan salah satu dari 12 hewan dengan salah satu dari 10 elemen (versi Yin dan Yang dari Logam, Air, Kayu, Api, dan Bumi). Diperlukan 60 tahun agar kombinasi tersebut berulang. (*)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Nian akan tiba pada hari pertama tahun baru untuk meneror penduduk desa. Namun, penduduk desa mengetahui bahwa Nian takut dengan suara keras, cahaya terang, dan warna merah. Karena itu, setiap pergantian tahun, warga desa di Tiongkok akan menggantung lentera merah untuk menakut-nakuti Nian dan menyalakan petasan juga. Sejak itu, Nian sudah tidak terlihat lagi meneror warga desa.

Untuk memahami Tahun Kuda Api, ada dua kesalahpahaman umum yang perlu diluruskan.Tidak seperti kalender Gregorian, kalender Tionghoa tidak dimulai pada tanggal 1 Januari. Kalender ini mengikuti kalender lunisolar tradisional berdasarkan fase bulan. Setiap Tahun Baru Imlek jatuh antara 21 Januari dan 20 Februari, biasanya pada bulan baru kedua setelah titik balik matahari musim dingin. Ini berarti ketika kita mengatakan “2026 adalah tahun kuda,” itu hanya berlaku untuk Tahun Baru Imlek saat ini.

Baca Juga :  Lepas CJH, Pj Bupati Sarmi Sampaikan ini

Kesalahpahaman umum lainnya adalah bahwa shio berulang setiap 12 tahun. Itu benar untuk shio hewan, tetapi sistem tradisional berulang setiap 60 tahun. Penyebabnya, setiap tahun menggabungkan salah satu dari 12 hewan dengan salah satu dari 10 elemen (versi Yin dan Yang dari Logam, Air, Kayu, Api, dan Bumi). Diperlukan 60 tahun agar kombinasi tersebut berulang. (*)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya