Sekjen PBB Peringatkan Ancaman Global Akibat Perang, AS Justru Menentang

JAKARTA-Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres keluarkan peringatan keras, terkait ketegangan yang terjadi antara pasukan militer Israel (IDF) dengan Hamas di Jalur Gaza.

Dilansir dari Reuters pada Kamis (7/12), Antonio Guterres pada hari Rabu kemarin secara resmi memperingatkan Dewan Keamanan mengenai ancaman global dari perang Gaza.

Hal tersebut diutarakan ketika negara-negara Arab berusaha menggunakan peringatan ini untuk mendorong dewan  menyerukan gencatan senjata dalam beberapa hari.

Negara-negara Arab yang dipimpin oleh Uni Emirat Arab (UEA) telah memberikan kepada dewan sebuah rancangan resolusi singkat.

Resolusi tersebut  akan menindaklanjuti surat Guterres dengan menuntut “gencatan senjata kemanusiaan segera” dalam konflik antara Israel dan militan Palestina Hamas.

Baca Juga :  Wapres Pimpin Rapat Pleno BP3OKP Bahas DOB hingga Pembangunan Papua

“Rancangan resolusi UEA mendapat dukungan dari kelompok Arab dan OKI (Organisasi Kerja Sama Islam). Ini adalah keharusan moral dan kemanusiaan dan kami mendesak semua negara untuk mendukung seruan Sekretaris Jenderal,” misi UEA untuk PBB diposting di X, sebelumnya dikenal sebagai Twitter.

Para diplomat mengatakan, UEA bermaksud untuk melakukan pemungutan suara pada hari Jumat ketika dewan tersebut akan diberi pengarahan oleh Guterres mengenai Gaza.

JAKARTA-Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres keluarkan peringatan keras, terkait ketegangan yang terjadi antara pasukan militer Israel (IDF) dengan Hamas di Jalur Gaza.

Dilansir dari Reuters pada Kamis (7/12), Antonio Guterres pada hari Rabu kemarin secara resmi memperingatkan Dewan Keamanan mengenai ancaman global dari perang Gaza.

Hal tersebut diutarakan ketika negara-negara Arab berusaha menggunakan peringatan ini untuk mendorong dewan  menyerukan gencatan senjata dalam beberapa hari.

Negara-negara Arab yang dipimpin oleh Uni Emirat Arab (UEA) telah memberikan kepada dewan sebuah rancangan resolusi singkat.

Resolusi tersebut  akan menindaklanjuti surat Guterres dengan menuntut “gencatan senjata kemanusiaan segera” dalam konflik antara Israel dan militan Palestina Hamas.

Baca Juga :  Indonesia Tuntut PBB Selidiki Serangan Israel Terhadap 3 Prajurit TNI

“Rancangan resolusi UEA mendapat dukungan dari kelompok Arab dan OKI (Organisasi Kerja Sama Islam). Ini adalah keharusan moral dan kemanusiaan dan kami mendesak semua negara untuk mendukung seruan Sekretaris Jenderal,” misi UEA untuk PBB diposting di X, sebelumnya dikenal sebagai Twitter.

Para diplomat mengatakan, UEA bermaksud untuk melakukan pemungutan suara pada hari Jumat ketika dewan tersebut akan diberi pengarahan oleh Guterres mengenai Gaza.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya