Saturday, March 7, 2026
29.7 C
Jayapura

Kenapa Laut Diciptakan Lebih Luas dari Daratan? Ini Hikmahnya

Di dasar samudra pula tersimpan permata dan benda mulia. Mutiara tumbuh di balik cangkang sederhana, tersembunyi di sudut-sudut karang. Allah SWT berfirman: “Dari keduanya keluar mutiara dan marjan.” (QS. Ar-Rahman: 22) Lalu ayat itu disusul dengan pertanyaan yang menggugah hati: “Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?” (QS. Ar-Rahman: 23)

Laut bukan hanya menyimpan kekayaan, tetapi juga menjadi jalur penghubung antarnegeri. Kapal-kapal berlayar di atas permukaannya, membawa manusia dan barang dagangan melintasi jarak yang mustahil ditempuh lewat darat. Allah SWT berfirman: “Dan bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia.” (QS. Al-Baqarah: 164) Air yang tampak lembut dan cair justru mampu menopang beban berat.

Baca Juga :  Calon Dubes dan Konjen RI Siap Tarik Investor Hilirisasi Freeport

Kayu-kayu yang dirangkai menjadi kapal dapat mengapung dan bergerak karena sifat air yang Allah ciptakan dengan keseimbangan sempurna. Angin pun dihembuskan pada waktu-waktu tertentu, menggerakkan layar dan membawa kapal menuju tujuan. Manusia diberi ilham untuk memahami arah angin, membaca musim, dan memanfaatkan gelombang. Semua itu bukan kebetulan, melainkan bagian dari rahmat yang memudahkan kehidupan.

Tanpa lautan dan sifat-sifat air yang demikian, perjalanan jauh akan penuh kesulitan dan beban tak tertanggungkan.Air, yang tampak sederhana, sejatinya menyimpan keajaiban. Ia lembut namun kuat, cair namun mampu menopang, terpisah dalam gelombang namun tetap menyatu sebagai satu hamparan luas. Sifat-sifatnya memungkinkan kapal berlayar, makhluk hidup bertahan, dan manusia memperoleh manfaat.

Lautan, dengan segala misterinya, seakan berbicara kepada manusia: tidakkah engkau melihat komposisiku, manfaatku, dan peranku bagi kehidupan? Semua itu adalah dalil nyata atas kebesaran Allah SWT. Laut bukan sekadar bentang air asin, melainkan ayat terbuka yang memperlihatkan kesempurnaan kekuasaan dan kedalaman hikmah Sang Maha Pencipta.

Baca Juga :  Maksimalkan di 10 Hari Terakhir, Dekatkan Diri kepada Allah dengan Amalan Ini

Dari ombak yang berkejaran hingga mutiara yang tersembunyi, dari kapal yang berlayar hingga angin yang berembus, semuanya bersaksi bahwa alam semesta ini tidak tercipta tanpa tujuan. Di balik luasnya samudra, tersimpan pesan agar manusia merenung, bersyukur, dan semakin mengenal keagungan Rabb semesta alam. (top)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Di dasar samudra pula tersimpan permata dan benda mulia. Mutiara tumbuh di balik cangkang sederhana, tersembunyi di sudut-sudut karang. Allah SWT berfirman: “Dari keduanya keluar mutiara dan marjan.” (QS. Ar-Rahman: 22) Lalu ayat itu disusul dengan pertanyaan yang menggugah hati: “Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?” (QS. Ar-Rahman: 23)

Laut bukan hanya menyimpan kekayaan, tetapi juga menjadi jalur penghubung antarnegeri. Kapal-kapal berlayar di atas permukaannya, membawa manusia dan barang dagangan melintasi jarak yang mustahil ditempuh lewat darat. Allah SWT berfirman: “Dan bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia.” (QS. Al-Baqarah: 164) Air yang tampak lembut dan cair justru mampu menopang beban berat.

Baca Juga :  Sekolah Terapkan Pola Belajar Baru Saat Puasa

Kayu-kayu yang dirangkai menjadi kapal dapat mengapung dan bergerak karena sifat air yang Allah ciptakan dengan keseimbangan sempurna. Angin pun dihembuskan pada waktu-waktu tertentu, menggerakkan layar dan membawa kapal menuju tujuan. Manusia diberi ilham untuk memahami arah angin, membaca musim, dan memanfaatkan gelombang. Semua itu bukan kebetulan, melainkan bagian dari rahmat yang memudahkan kehidupan.

Tanpa lautan dan sifat-sifat air yang demikian, perjalanan jauh akan penuh kesulitan dan beban tak tertanggungkan.Air, yang tampak sederhana, sejatinya menyimpan keajaiban. Ia lembut namun kuat, cair namun mampu menopang, terpisah dalam gelombang namun tetap menyatu sebagai satu hamparan luas. Sifat-sifatnya memungkinkan kapal berlayar, makhluk hidup bertahan, dan manusia memperoleh manfaat.

Lautan, dengan segala misterinya, seakan berbicara kepada manusia: tidakkah engkau melihat komposisiku, manfaatku, dan peranku bagi kehidupan? Semua itu adalah dalil nyata atas kebesaran Allah SWT. Laut bukan sekadar bentang air asin, melainkan ayat terbuka yang memperlihatkan kesempurnaan kekuasaan dan kedalaman hikmah Sang Maha Pencipta.

Baca Juga :  Tips Olahraga untuk Ibu Hamil saat Puasa, Tetap Jaga Kesehatan Selama Ramadan

Dari ombak yang berkejaran hingga mutiara yang tersembunyi, dari kapal yang berlayar hingga angin yang berembus, semuanya bersaksi bahwa alam semesta ini tidak tercipta tanpa tujuan. Di balik luasnya samudra, tersimpan pesan agar manusia merenung, bersyukur, dan semakin mengenal keagungan Rabb semesta alam. (top)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya