Friday, February 6, 2026
28.5 C
Jayapura

Bom Mortir di Atas Parit, Kagetkan Warga Kamp Cina

JAYAPURA-Warga yang tinggal di Kampung Cina, Abepura, Senin (4/7) dikagetkan dengan temuan bom peninggalan perang dunia II yang diyakini masih aktif. Tak ingin terjadi apa – apa, si penemu barang bernama Agustinus (34) langsung melapor polisi.

   Bom jenis mortir yang ditemukan tersebut diduga kuat merupakan peninggalan Perang Dunia.  Kapolsek Abepura AKP Lintong Simanjuntak, saat dikonfirmasi mengatakan berawal sekitar pukul 12.00 WIT saksi sedang membersihkan parit di belakang rumah Jhon Fere.

   Kemudian secara tidak sengaja menemukan bom tersebut di atas parit. “Anggota kemudian mengecek lokasi dan melakukan sterilisasi TKP, agar masyarakat tidak mendekati kemudian menghubungi pihak Gegana Sat Brimob Polda Papua untuk dilakukan penanganan,” kata Lintong.

Baca Juga :  Anggaran Tahun 2024 Banyak Tersedot Untuk Pemilu 

   Tak lama kemudian tim Gegana Polda Papua yang dipimpin Waka Subden Jibom Polda Papua Ipda Syahrul Mubarak tiba di TKP dan langsung melakukan USO (Penanganan Bahan Peledak Peninggalan Perang Dunia).

  “Dan dari hasil USO diketahui bom tersebut merupakan jenis mortir dengan berat 0,5 Kg dan panjang 37 Cm serta lebar 6 inchi. Tim kemudian mengamankan bom ini ke Mako Sat Brimob Polda Papua guna pemeriksaan lebih lanjut,”  beber Lintong.

  Dari USO yang dilaksanakan diketahui bahwa berat Bom tidak sesuai dari berat aslinya sehingga dimungkinkan isi dari bom telah dikeluarkan. Kapolsek mengimbau kepada masyarakat bila menemukan bom jenis apapun agar langsung melaporkan kepada pihak kepolisian guna ditindak lanjuti sehingga tidak menimbulkan efek yang lebih berbahaya akibat salah penanganan. (ade/tri)

Baca Juga :  Persoalan Sertifikat 155 Kepala Keluarga Mencuat

JAYAPURA-Warga yang tinggal di Kampung Cina, Abepura, Senin (4/7) dikagetkan dengan temuan bom peninggalan perang dunia II yang diyakini masih aktif. Tak ingin terjadi apa – apa, si penemu barang bernama Agustinus (34) langsung melapor polisi.

   Bom jenis mortir yang ditemukan tersebut diduga kuat merupakan peninggalan Perang Dunia.  Kapolsek Abepura AKP Lintong Simanjuntak, saat dikonfirmasi mengatakan berawal sekitar pukul 12.00 WIT saksi sedang membersihkan parit di belakang rumah Jhon Fere.

   Kemudian secara tidak sengaja menemukan bom tersebut di atas parit. “Anggota kemudian mengecek lokasi dan melakukan sterilisasi TKP, agar masyarakat tidak mendekati kemudian menghubungi pihak Gegana Sat Brimob Polda Papua untuk dilakukan penanganan,” kata Lintong.

Baca Juga :  Kenaikkan UMP 2023 Harus Diterapkan Perusahaan

   Tak lama kemudian tim Gegana Polda Papua yang dipimpin Waka Subden Jibom Polda Papua Ipda Syahrul Mubarak tiba di TKP dan langsung melakukan USO (Penanganan Bahan Peledak Peninggalan Perang Dunia).

  “Dan dari hasil USO diketahui bom tersebut merupakan jenis mortir dengan berat 0,5 Kg dan panjang 37 Cm serta lebar 6 inchi. Tim kemudian mengamankan bom ini ke Mako Sat Brimob Polda Papua guna pemeriksaan lebih lanjut,”  beber Lintong.

  Dari USO yang dilaksanakan diketahui bahwa berat Bom tidak sesuai dari berat aslinya sehingga dimungkinkan isi dari bom telah dikeluarkan. Kapolsek mengimbau kepada masyarakat bila menemukan bom jenis apapun agar langsung melaporkan kepada pihak kepolisian guna ditindak lanjuti sehingga tidak menimbulkan efek yang lebih berbahaya akibat salah penanganan. (ade/tri)

Baca Juga :  Kakanwil: Dukung BPJPH Jadi Penyelenggara Jaminan Produk Halal Terkemuka

Berita Terbaru

Artikel Lainnya