PUPR Kota Fokus Pengecoran Titik Kerusakan
JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus mendorong peningkatan kualitas infrastruktur jalan, khususnya di wilayah Distrik Muara Tami.
Kepala Dinas PUPR Kota Jayapura, Asep Khalid, menjelaskan bahwa pada tahun 2026 pihaknya merencanakan pembangunan ruas jalan utama di wilayah Koya, tepatnya dari pertigaan SMP Negeri 8 hingga pertigaan ruas jalan utama arah Kabupaten Keerom.
Menurut Asep, pembangunan ruas jalan tersebut telah diusulkan melalui Balai Jalan kepada Kementerian Pekerjaan Umum agar dapat memperoleh dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.
“Untuk pembangunan ruas jalan utama dari pertigaan SMPN 8 sampai arah Keerom, kami sudah mengusulkannya ke kementerian melalui Balai Jalan,” jelas Asep, Jumat (2/1).
Sementara itu, untuk penanganan kerusakan jalan yang bersifat mendesak, Dinas PUPR Kota Jayapura mengalokasikan anggaran daerah untuk pekerjaan pengecoran di beberapa titik yang mengalami kerusakan cukup parah.
PUPR Kota Fokus Pengecoran Titik Kerusakan
JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus mendorong peningkatan kualitas infrastruktur jalan, khususnya di wilayah Distrik Muara Tami.
Kepala Dinas PUPR Kota Jayapura, Asep Khalid, menjelaskan bahwa pada tahun 2026 pihaknya merencanakan pembangunan ruas jalan utama di wilayah Koya, tepatnya dari pertigaan SMP Negeri 8 hingga pertigaan ruas jalan utama arah Kabupaten Keerom.
Menurut Asep, pembangunan ruas jalan tersebut telah diusulkan melalui Balai Jalan kepada Kementerian Pekerjaan Umum agar dapat memperoleh dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.
“Untuk pembangunan ruas jalan utama dari pertigaan SMPN 8 sampai arah Keerom, kami sudah mengusulkannya ke kementerian melalui Balai Jalan,” jelas Asep, Jumat (2/1).
Sementara itu, untuk penanganan kerusakan jalan yang bersifat mendesak, Dinas PUPR Kota Jayapura mengalokasikan anggaran daerah untuk pekerjaan pengecoran di beberapa titik yang mengalami kerusakan cukup parah.