WAROPEN – Bupati Waropen membuka agenda penting Penyusunan Road Map Reformasi Birokrasi (RB) Pemerintah Daerah Kabupaten Waropen, Kamis (5/3). Kegiatan yang strategis yang disusun oleh Bagian Organisasi Tata Laksana Setda Waropen ini, menyasar tata kelola pemerintahan yang lebih. Giat baik ini dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan tinggi di lingkungan Pemda juga narasumber.
Dalam arahannya, Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si menegaskan bahwa Reformasi Birokrasi bukan sekadar pemenuhan dokumen administratif di atas kertas. Menurutnya, perubahan mentalitas dan kedisiplinan aparatur sipil negara adalah kunci utama dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat Waropen.
Ketegasan Bupati yang juga mantan Kabiro Humas Pemprov Papua itu terlihat jelas saat ia memberikan instruksi khusus sebelum materi dimulai. Bupati yang panggilan kecilnya disapa Frans Mote itu, memerintahkan agar seluruh asisten, staf ahli, kepala badan, kepala dinas, hingga kepala bagian (Kabag) wajib hadir secara fisik tanpa terkecuali untuk memastikan pemahaman yang seragam.
Bupati Frans Mote bahkan melakukan tindakan yang jarang dilakukan dalam seremoni formal, yakni mengabsen satu per satu pejabat yang hadir. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa para pemegang kebijakan bisa lebih bertanggung jawab, dalam menyusun rencana strategis dalam pelayanan birokrasi yang lebih baik.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Pemerintah Kabupaten Waropen memiliki panduan yang jelas dalam melakukan penataan organisasi ke depan. Naskah road map yang disusun akan menjadi acuan dalam peningkatan indeks reformasi birokrasi dan kualitas layanan publik di seluruh sektor. (il/wen).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
WAROPEN – Bupati Waropen membuka agenda penting Penyusunan Road Map Reformasi Birokrasi (RB) Pemerintah Daerah Kabupaten Waropen, Kamis (5/3). Kegiatan yang strategis yang disusun oleh Bagian Organisasi Tata Laksana Setda Waropen ini, menyasar tata kelola pemerintahan yang lebih. Giat baik ini dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan tinggi di lingkungan Pemda juga narasumber.
Dalam arahannya, Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si menegaskan bahwa Reformasi Birokrasi bukan sekadar pemenuhan dokumen administratif di atas kertas. Menurutnya, perubahan mentalitas dan kedisiplinan aparatur sipil negara adalah kunci utama dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat Waropen.
Ketegasan Bupati yang juga mantan Kabiro Humas Pemprov Papua itu terlihat jelas saat ia memberikan instruksi khusus sebelum materi dimulai. Bupati yang panggilan kecilnya disapa Frans Mote itu, memerintahkan agar seluruh asisten, staf ahli, kepala badan, kepala dinas, hingga kepala bagian (Kabag) wajib hadir secara fisik tanpa terkecuali untuk memastikan pemahaman yang seragam.
Bupati Frans Mote bahkan melakukan tindakan yang jarang dilakukan dalam seremoni formal, yakni mengabsen satu per satu pejabat yang hadir. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa para pemegang kebijakan bisa lebih bertanggung jawab, dalam menyusun rencana strategis dalam pelayanan birokrasi yang lebih baik.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Pemerintah Kabupaten Waropen memiliki panduan yang jelas dalam melakukan penataan organisasi ke depan. Naskah road map yang disusun akan menjadi acuan dalam peningkatan indeks reformasi birokrasi dan kualitas layanan publik di seluruh sektor. (il/wen).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q