Wednesday, January 14, 2026
26.9 C
Jayapura

Ajang Bertemu Keluarga, Sajikan Aneka Makanan dan Simbol-simbol Spiritual

Melihat Suasana Perayaan Hari Galungan oleh Umat Hindu di Kota Jayapura

Sebagai wujud toleransi kehidupan beragama, Pemerintah Provinsi Papua maupuan Kota Jayapura menetapkan hari Rabu (19/11) kemarin sebagai hari libur fakultatif. Hal ini untuk memberikan kesempatan bagi umat Hindu di Papua, khususnya di Kota Jayapura untuk merayakan Hari Galungan.

Laporan: Jimianus Karlodi _ Jayapura

Umat Hindu Kota Jayapura, melaksanakan perayaan hari raya galungan 2025 di Pura Agung Surya Bhuvana, Skyline. Upacara galungan dilaksanakan dengan kesederhanaan dan penuh kekeluargaan. Umat Hindu yang datang, mayoritas mengenakan baju warna putih.

Mereka duduk berbaris rapi di pelantaran pura yang berada di Skyline ini. Beberapa sesajen, bunga kas tampak dipersiapkan dan dibawa masing-masing umat Hindu, untuk mendukung jalannya perayaan hari Galungan.

Baca Juga :  Kena Roasting Komika Hingga Mirip Jogging Saat Diajari Tari Yospan

Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, I Wayan Wira Adnyana menyampaikan sebelum digelarnya kegiatan Upacara Galungan mereka melaksanakan penampahan galungan pada Selasa (18/11).

Ia menjelaskan hari raya galungan bagi umat Hindu merupakan momen penting untuk meneguhkan kembali kemenangan Dharma atas Adharma. Serta merupakan perayaan suci umat Hindu yang melambangkan kemenangan Dharma (kebaikan) melawan Adharma (kejahatan).

Menurutnya, perayaan galungan dirayakan setiap 210 hari sekali berdasarkan kalender Pawukon. Galungan menjadi momen penting bagi umat Hindu di Kota Jayapura dan Papua umumnya untuk bersembahyang dan memohon berkah kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Dari pantauan Cenderawasih Pos, sejak pagi di Pura Agung Surya Bhuvana, Skyline dipenuhi umat yang mengenakan pakaian adat untuk berdoa bersama. Suasana saat Galungan sangat khas dengan hiasan penjor yang berjejer di bagian depan dan bagian dalam pura.

Baca Juga :  Merasa Tak Dinafkahi, Ibu Kandung Bunuh Bayi

Melihat Suasana Perayaan Hari Galungan oleh Umat Hindu di Kota Jayapura

Sebagai wujud toleransi kehidupan beragama, Pemerintah Provinsi Papua maupuan Kota Jayapura menetapkan hari Rabu (19/11) kemarin sebagai hari libur fakultatif. Hal ini untuk memberikan kesempatan bagi umat Hindu di Papua, khususnya di Kota Jayapura untuk merayakan Hari Galungan.

Laporan: Jimianus Karlodi _ Jayapura

Umat Hindu Kota Jayapura, melaksanakan perayaan hari raya galungan 2025 di Pura Agung Surya Bhuvana, Skyline. Upacara galungan dilaksanakan dengan kesederhanaan dan penuh kekeluargaan. Umat Hindu yang datang, mayoritas mengenakan baju warna putih.

Mereka duduk berbaris rapi di pelantaran pura yang berada di Skyline ini. Beberapa sesajen, bunga kas tampak dipersiapkan dan dibawa masing-masing umat Hindu, untuk mendukung jalannya perayaan hari Galungan.

Baca Juga :  Umat Tak Dilarang Beribadah, Tetapi Ikut Anjuran Pemerintah

Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, I Wayan Wira Adnyana menyampaikan sebelum digelarnya kegiatan Upacara Galungan mereka melaksanakan penampahan galungan pada Selasa (18/11).

Ia menjelaskan hari raya galungan bagi umat Hindu merupakan momen penting untuk meneguhkan kembali kemenangan Dharma atas Adharma. Serta merupakan perayaan suci umat Hindu yang melambangkan kemenangan Dharma (kebaikan) melawan Adharma (kejahatan).

Menurutnya, perayaan galungan dirayakan setiap 210 hari sekali berdasarkan kalender Pawukon. Galungan menjadi momen penting bagi umat Hindu di Kota Jayapura dan Papua umumnya untuk bersembahyang dan memohon berkah kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Dari pantauan Cenderawasih Pos, sejak pagi di Pura Agung Surya Bhuvana, Skyline dipenuhi umat yang mengenakan pakaian adat untuk berdoa bersama. Suasana saat Galungan sangat khas dengan hiasan penjor yang berjejer di bagian depan dan bagian dalam pura.

Baca Juga :  Salurkan Beras Bantuan Kepada 38.825 Kepala Keluarga di 40 Distrik

Berita Terbaru

Artikel Lainnya