Sunday, February 8, 2026
27.2 C
Jayapura

Buat Twist Underwater, Eh Malah Dihubungi Ikut Kompetisi

Ia memulai kariernya sebagai konten kreator sejak usia 13 tahun pada tahun 2012 dan kini menjadi YouTuber individual dengan subscribers terbanyak di dunia, yakni 131 juta subscribers. MrBeast juga dikenal karena aksi kemanusiaan yang dilakukannya, seperti memberikan operasi mata gratis bagi 1000 orang yang terkena katarak.

Karena MrBeast dan tim berada di Amerika, perbedaan waktu menjadi ujian berat. Setiap sesi rekaman dilakukan mengikuti waktu mereka.

Jika di AS jam 3 sore, di Palangka Raya justru jam 3 pagi.“Gue mulai recording jam 5 pagi. Nunggu dari jam 12 malam. Capek banget, tapi adrenaline-nya naik. Ngomong sama Chandler, sama MrBeast, itu deg-degan banget,” ujarnya sambil tertawa. Meski lelah, kesempatan itu terlalu berharga untuk dilewatkan. Membangun Dalam 3 Hari: Konsep Paling Menyiksa. Tantangan utama bukan teknis membangun, melainkan konsep. “Yang paling susah itu konsep. Ide itu mahal,” tegasnya.

Baca Juga :  Iblis Penyebab Kejatuhan Manusia ke Dalam Dosa, Bukan Perempuan

Yonas membangun semuanya sendirian full solo. Ia hanya berdiskusi ide dengan teman, tetapi seluruh eksekusi dibuat sendiri. Waktu yang diberikan hanya tiga hari, membuat detail harus dikorbankan. “Kalau dikasih seminggu mungkin bisa lebih megah. Tapi tiga hari ya sudah, limited,” katanya.

Bangunan utamanya adalah kuil Jepang di dalam snow globe bawah laut, lengkap dengan lanskap bertingkat dan pohon sakura. Ia bahkan memasukkan unsur interior untuk memberi “nyawa” pada bangunan tersebut. Namun dibanding pesaing lain yang membangun kastil megah dengan banyak ornamen, Yonas sadar ia kalah ukuran. Tetap saja, ia bangga. “Yang penting masuk videonya. Masuk cuy! Itu aja udah senang banget.”

Baca Juga :  Produk Komestik dan Obat Tradisional Marak, Warga Diminta Lebih Hati-hati

Meski gagal memenangkan hadiah penuh 5.000 dolar, Yonas tetap mendapatkan reward dari tim MrBeast. Nominalnya tidak bisa ia sebut karena aturan, tetapi ia memberi gambaran singkat. “Ya… tiga digit dolar lah. Pokoknya di atas lima juta rupiah,” katanya tertawa. Selain itu, ia juga dikirimi Visible White Chocolate snack yang biasa muncul di video MrBeast. “Lumayan lah, tapi jujur gue lebih suka SilverQueen,” ujarnya sambil bercanda.

Ia memulai kariernya sebagai konten kreator sejak usia 13 tahun pada tahun 2012 dan kini menjadi YouTuber individual dengan subscribers terbanyak di dunia, yakni 131 juta subscribers. MrBeast juga dikenal karena aksi kemanusiaan yang dilakukannya, seperti memberikan operasi mata gratis bagi 1000 orang yang terkena katarak.

Karena MrBeast dan tim berada di Amerika, perbedaan waktu menjadi ujian berat. Setiap sesi rekaman dilakukan mengikuti waktu mereka.

Jika di AS jam 3 sore, di Palangka Raya justru jam 3 pagi.“Gue mulai recording jam 5 pagi. Nunggu dari jam 12 malam. Capek banget, tapi adrenaline-nya naik. Ngomong sama Chandler, sama MrBeast, itu deg-degan banget,” ujarnya sambil tertawa. Meski lelah, kesempatan itu terlalu berharga untuk dilewatkan. Membangun Dalam 3 Hari: Konsep Paling Menyiksa. Tantangan utama bukan teknis membangun, melainkan konsep. “Yang paling susah itu konsep. Ide itu mahal,” tegasnya.

Baca Juga :  Ujian Secara Online, Gunakan Aplikasi CBT Siswa Bisa Gunakan Handphone

Yonas membangun semuanya sendirian full solo. Ia hanya berdiskusi ide dengan teman, tetapi seluruh eksekusi dibuat sendiri. Waktu yang diberikan hanya tiga hari, membuat detail harus dikorbankan. “Kalau dikasih seminggu mungkin bisa lebih megah. Tapi tiga hari ya sudah, limited,” katanya.

Bangunan utamanya adalah kuil Jepang di dalam snow globe bawah laut, lengkap dengan lanskap bertingkat dan pohon sakura. Ia bahkan memasukkan unsur interior untuk memberi “nyawa” pada bangunan tersebut. Namun dibanding pesaing lain yang membangun kastil megah dengan banyak ornamen, Yonas sadar ia kalah ukuran. Tetap saja, ia bangga. “Yang penting masuk videonya. Masuk cuy! Itu aja udah senang banget.”

Baca Juga :  Umat Diminta Beri Masukan Untuk Merancang Arah Dasar Keuskupan 10 Tahun Kedepan

Meski gagal memenangkan hadiah penuh 5.000 dolar, Yonas tetap mendapatkan reward dari tim MrBeast. Nominalnya tidak bisa ia sebut karena aturan, tetapi ia memberi gambaran singkat. “Ya… tiga digit dolar lah. Pokoknya di atas lima juta rupiah,” katanya tertawa. Selain itu, ia juga dikirimi Visible White Chocolate snack yang biasa muncul di video MrBeast. “Lumayan lah, tapi jujur gue lebih suka SilverQueen,” ujarnya sambil bercanda.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya