Saturday, February 21, 2026
31.4 C
Jayapura

Tidak Serentak Namun Umat Muslim Tetap Antusias

JAYAPURA-Pemerintah Republik Indonesia melalui Menteri Agama resmi menetapkan awal Ramadan pada Kamis (19/2) setelah pelaksanaan sidang isbat pada Selasa (17/2) malam. Dengan penetapan tersebut, pada Rabu (18/2) malam, umat Muslim di berbagai wilayah, khususnya di Kota Jayapura, mulai melaksanakan salat Isya yang dilanjutkan dengan salat tarawih berjamaah di masjid-masjid.

Pelaksanaan awal bulan suci Ramadan tahun ini memang tidak sama. Untuk organisasi Muhammadiyah telah lebih dulu melaksanakan salat taraweh pada Selasa malam sedangkan untuk warga Nahdatul Ulama dan pemerintah memulai pada Rabu malam. Meski terjadi perbedaan waktu namun antusias umat muslim menyambut bulan suci sangat terlihat. Banyak masjid-masjid dipenuhi jamaah.

Baca Juga :  Di Pasar Wamanggu, Kasat Binmas Gelar Jumat Curhat dengan Pedagang

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Baitul Hikmah Komplek SMAN 4 Entrop, Mulyani, mengatakan bahwa pada malam perdana salat tarawih, jumlah jamaah yang hadir membludak seperti tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, lantai dua masjid turut terisi penuh oleh jamaah. “Pada malam pertama tarawih, jamaah memang selalu penuh. Baik laki-laki maupun perempuan hadir dengan antusias,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada malam pertama belum dilaksanakan tausiah dan hanya difokuskan pada pelaksanaan salat tarawih. Tausiah rencananya akan dimulai pada malam kedua Ramadan.

JAYAPURA-Pemerintah Republik Indonesia melalui Menteri Agama resmi menetapkan awal Ramadan pada Kamis (19/2) setelah pelaksanaan sidang isbat pada Selasa (17/2) malam. Dengan penetapan tersebut, pada Rabu (18/2) malam, umat Muslim di berbagai wilayah, khususnya di Kota Jayapura, mulai melaksanakan salat Isya yang dilanjutkan dengan salat tarawih berjamaah di masjid-masjid.

Pelaksanaan awal bulan suci Ramadan tahun ini memang tidak sama. Untuk organisasi Muhammadiyah telah lebih dulu melaksanakan salat taraweh pada Selasa malam sedangkan untuk warga Nahdatul Ulama dan pemerintah memulai pada Rabu malam. Meski terjadi perbedaan waktu namun antusias umat muslim menyambut bulan suci sangat terlihat. Banyak masjid-masjid dipenuhi jamaah.

Baca Juga :  Warga dan Oknum TNI Saling Lapor

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Baitul Hikmah Komplek SMAN 4 Entrop, Mulyani, mengatakan bahwa pada malam perdana salat tarawih, jumlah jamaah yang hadir membludak seperti tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, lantai dua masjid turut terisi penuh oleh jamaah. “Pada malam pertama tarawih, jamaah memang selalu penuh. Baik laki-laki maupun perempuan hadir dengan antusias,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada malam pertama belum dilaksanakan tausiah dan hanya difokuskan pada pelaksanaan salat tarawih. Tausiah rencananya akan dimulai pada malam kedua Ramadan.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya