alexametrics
29.7 C
Jayapura
Monday, May 23, 2022

Tahun ini Pemprov Salurkan Beasiswa ke 1.476 Mahasiswa

JAYAPURA – Guna meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia di Papua, Pemerintah Provinsi Papua melalui BPSDM (Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia ) Provinsi Papua melakukan penandatanganan  nota kesepahaman dalam hal bantuan beasiswa bagi 1.476 mahasiswa untuk 12 perguruan tinggi di Kota dan Kabupaten Jayapura.

 Kepala BPSDM Provinsi Papua, Aryoko A. F Rumaropen menjelaskan,   pemberian bantuan studi kepada mahasiswa yang menjalani studi di 12 fakultas perguruan tinggi negeri maupun swasta di Kota maupun Kabupaten Jayapura, merupakan upaya Pemerintah Papua dalam rangka peningkatkan SDM di Papua.

 “Peningkatan SDM khusus orang asli Papua, sudah dilakukan Pemerintah Provinsi Papua sejak tahun 2009 – 2020,  di mana pemerintah  telah memberikan beasiswa kepada kurang lebih 1.844 mahasiswa. Baik yang kuliah di dalam negeri maupun luar negeri,”ungkapnya  kepada Cenderawasih Pos, Kamis (2/9).

Baca Juga :  Perlu Adanya Tim Pencari Fakta

 Lanjutnya, penerima beasiswa studi di dalam negeri sampai saat ini sebanyak 1.156 orang dengan lokasi studi 19 kota di Indonesia pada 101 perguruan tinggi, sedangkan penerima beasiswa di luar negeri sebanyak 688 orang,   dengan lokasi studi di 15 negara dengan jumlah 100 lebih perguruan tinggi.

  Diakuinya, perbaikan tata kelola dalam  pengelolaan beasiswa dan progam study akan dibuat peraturan daerah yang mengatur tentang pengelolaan beasiswa umum Papua, pengelolaan sistem informasi pengelolaan beasiswa umum Papua, pengembangan sistem seleksi secara transparan dan  akuntabel dengan menggunakan sistem seleksi secara visional dan elektronik.

 Sementara itu, Gubernur Papua Lukas Enembe melalui Stah Ahli Gubernur Bidang Otsus,  Triwarno Purnomo mengatakan,  pemerataan berbicara pembangunan di Tanah Papua, sektor pendidikan adalah pilar  pendukung dan penentu dalam melaksanakan salah satu misi Gubernur Papua yaitu meningkatkan kualitas dan daya saing SDM.

Baca Juga :  Pasca Rekonstruksi, Kasus Holtekamp Siap Tahap I

 “Gubernur Papua sangat menaruh perhatian yang sangat besar pada sektor pendidikan. Beliau juga menyadari bahwa pembangunan pendidikan tidak dapat dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Papua sendiri,  melainkan harus bersinergi dengan lembaga pendidikan baik negeri maupun swasta yang ada di Provinsi Papua,” katanya.

 Ia mengakui, bahwa Gubernur Papua telah memerintahkan kepada , Kepala BPSDM Provinsi Papua agar terus menerus melakukan langkah-langkah nyata guna memajukan pendidikan di Papua.

 Lanjutnya, BPSDM Papua sendiri telah melakukan banyak hal. Diantaranya melalui forum-forum diskusi yang melibatkan para akademisi, pemerhati pendidikan dan sebagainya guna membahas dan menemukan mahasisawa/i yang memiliki kualitas yang bagus tetapi tidak tersentuh oleh pemerintah daerah. (ana/ary)

JAYAPURA – Guna meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia di Papua, Pemerintah Provinsi Papua melalui BPSDM (Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia ) Provinsi Papua melakukan penandatanganan  nota kesepahaman dalam hal bantuan beasiswa bagi 1.476 mahasiswa untuk 12 perguruan tinggi di Kota dan Kabupaten Jayapura.

 Kepala BPSDM Provinsi Papua, Aryoko A. F Rumaropen menjelaskan,   pemberian bantuan studi kepada mahasiswa yang menjalani studi di 12 fakultas perguruan tinggi negeri maupun swasta di Kota maupun Kabupaten Jayapura, merupakan upaya Pemerintah Papua dalam rangka peningkatkan SDM di Papua.

 “Peningkatan SDM khusus orang asli Papua, sudah dilakukan Pemerintah Provinsi Papua sejak tahun 2009 – 2020,  di mana pemerintah  telah memberikan beasiswa kepada kurang lebih 1.844 mahasiswa. Baik yang kuliah di dalam negeri maupun luar negeri,”ungkapnya  kepada Cenderawasih Pos, Kamis (2/9).

Baca Juga :  Keluarga Korban Salah Tembak akan Lapor Komnas HAM

 Lanjutnya, penerima beasiswa studi di dalam negeri sampai saat ini sebanyak 1.156 orang dengan lokasi studi 19 kota di Indonesia pada 101 perguruan tinggi, sedangkan penerima beasiswa di luar negeri sebanyak 688 orang,   dengan lokasi studi di 15 negara dengan jumlah 100 lebih perguruan tinggi.

  Diakuinya, perbaikan tata kelola dalam  pengelolaan beasiswa dan progam study akan dibuat peraturan daerah yang mengatur tentang pengelolaan beasiswa umum Papua, pengelolaan sistem informasi pengelolaan beasiswa umum Papua, pengembangan sistem seleksi secara transparan dan  akuntabel dengan menggunakan sistem seleksi secara visional dan elektronik.

 Sementara itu, Gubernur Papua Lukas Enembe melalui Stah Ahli Gubernur Bidang Otsus,  Triwarno Purnomo mengatakan,  pemerataan berbicara pembangunan di Tanah Papua, sektor pendidikan adalah pilar  pendukung dan penentu dalam melaksanakan salah satu misi Gubernur Papua yaitu meningkatkan kualitas dan daya saing SDM.

Baca Juga :  Pasca Rekonstruksi, Kasus Holtekamp Siap Tahap I

 “Gubernur Papua sangat menaruh perhatian yang sangat besar pada sektor pendidikan. Beliau juga menyadari bahwa pembangunan pendidikan tidak dapat dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Papua sendiri,  melainkan harus bersinergi dengan lembaga pendidikan baik negeri maupun swasta yang ada di Provinsi Papua,” katanya.

 Ia mengakui, bahwa Gubernur Papua telah memerintahkan kepada , Kepala BPSDM Provinsi Papua agar terus menerus melakukan langkah-langkah nyata guna memajukan pendidikan di Papua.

 Lanjutnya, BPSDM Papua sendiri telah melakukan banyak hal. Diantaranya melalui forum-forum diskusi yang melibatkan para akademisi, pemerhati pendidikan dan sebagainya guna membahas dan menemukan mahasisawa/i yang memiliki kualitas yang bagus tetapi tidak tersentuh oleh pemerintah daerah. (ana/ary)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/