Monday, January 12, 2026
31.4 C
Jayapura

Keramba di Danau Sentani Harus Ditertibkan

Mathius Awoitauw, SE, M.Si (FOTO : Yewen/Cepos)

SENTANI-Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si menegaskan, dalam rangka menjaga dan melindungi Danau Sentani, maka keramba yang ada di Danau Sentani harus ditertibkan.

Menurut Mathius, kebanyakan keramba besar-besar di Danau Sentani bukan milik masyarakat adat setempat, tapi milik masyarakat dari luar. Oleh karena itu, harus ditertibkan.

“Ini semuanya harus steril, termasuk yang keramba juga stop dan berhenti, supaya danau ini benar-benar kita lindungi secara baik,”ujarnya kepada wartawan di Kantor Bupati Jayapura, usai melakukan pertemuan dengan para tokoh adat, Minggu pekan kemarin.

Mathius mengatakan, perlu ada zona-zona, sehingga dapat mengatur tentang usaha keramba masyarakat, sehingga perlindungan terhadap Danau Sentani dapat dilakukan secara baik.

“Kita lihat sekarang yang bergerak ini bukan masyarakat punya keramba, tapi orang lain yang punya, terutama yang besar-besar. Ini harus kita bersihkan,” ucapnya.

Mathius mengajak seluruh masyarakat adat, untuk ikut bertanggungjawab bagaimana menjaga Danau Sentani, sehingga tidak tercemar. 

“Semua harus kompak, supaya cagar alam Cycloop, sungai sampai ke danau ini menjadi satu desain besar,” pungkasnya. (bet/tho)

Keramba di Danau Sentani Harus Ditertibkan

Baca Juga :  Pelayanan Kesehatan di Puskemas Terus Ditingkatkan


SENTANI-
Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si menegaskan, dalam rangka menjaga dan melindungi Danau Sentani, maka keramba yang ada di Danau Sentani harus ditertibkan.

Menurut Mathius, kebanyakan keramba besar-besar di Danau Sentani bukan milik masyarakat adat setempat, tapi milik masyarakat dari luar. Oleh karena itu, harus ditertibkan.

“Ini semuanya harus steril, termasuk yang keramba juga stop dan berhenti, supaya danau ini benar-benar kita lindungi secara baik,”ujarnya kepada wartawan di Kantor Bupati Jayapura, usai melakukan pertemuan dengan para tokoh adat, Minggu pekan kemarin.

Mathius mengatakan, perlu ada zona-zona, sehingga dapat mengatur tentang usaha keramba masyarakat, sehingga perlindungan terhadap Danau Sentani dapat dilakukan secara baik.

“Kita lihat sekarang yang bergerak ini bukan masyarakat punya keramba, tapi orang lain yang punya, terutama yang besar-besar. Ini harus kita bersihkan,” ucapnya.

Mathius mengajak seluruh masyarakat adat, untuk ikut bertanggungjawab bagaimana menjaga Danau Sentani, sehingga tidak tercemar. 

“Semua harus kompak, supaya cagar alam Cycloop, sungai sampai ke danau ini menjadi satu desain besar,” pungkasnya. (bet/tho)

Keramba di Danau Sentani Harus Ditertibkan

Baca Juga :  DKLH Papua Gelar Pelatihan Pengelolaan HHBK


SENTANI-
Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si menegaskan, dalam rangka menjaga dan melindungi Danau Sentani, maka keramba yang ada di Danau Sentani harus ditertibkan.

Menurut Mathius, kebanyakan keramba besar-besar di Danau Sentani bukan milik masyarakat adat setempat, tapi milik masyarakat dari luar. Oleh karena itu, harus ditertibkan.

“Ini semuanya harus steril, termasuk yang keramba juga stop dan berhenti, supaya danau ini benar-benar kita lindungi secara baik,”ujarnya kepada wartawan di Kantor Bupati Jayapura, usai melakukan pertemuan dengan para tokoh adat, Minggu pekan kemarin.

Mathius mengatakan, perlu ada zona-zona, sehingga dapat mengatur tentang usaha keramba masyarakat, sehingga perlindungan terhadap Danau Sentani dapat dilakukan secara baik.

“Kita lihat sekarang yang bergerak ini bukan masyarakat punya keramba, tapi orang lain yang punya, terutama yang besar-besar. Ini harus kita bersihkan,” ucapnya.

Mathius mengajak seluruh masyarakat adat, untuk ikut bertanggungjawab bagaimana menjaga Danau Sentani, sehingga tidak tercemar. 

“Semua harus kompak, supaya cagar alam Cycloop, sungai sampai ke danau ini menjadi satu desain besar,” pungkasnya. (bet/tho)

Mathius Awoitauw, SE, M.Si (FOTO : Yewen/Cepos)

SENTANI-Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si menegaskan, dalam rangka menjaga dan melindungi Danau Sentani, maka keramba yang ada di Danau Sentani harus ditertibkan.

Menurut Mathius, kebanyakan keramba besar-besar di Danau Sentani bukan milik masyarakat adat setempat, tapi milik masyarakat dari luar. Oleh karena itu, harus ditertibkan.

“Ini semuanya harus steril, termasuk yang keramba juga stop dan berhenti, supaya danau ini benar-benar kita lindungi secara baik,”ujarnya kepada wartawan di Kantor Bupati Jayapura, usai melakukan pertemuan dengan para tokoh adat, Minggu pekan kemarin.

Mathius mengatakan, perlu ada zona-zona, sehingga dapat mengatur tentang usaha keramba masyarakat, sehingga perlindungan terhadap Danau Sentani dapat dilakukan secara baik.

“Kita lihat sekarang yang bergerak ini bukan masyarakat punya keramba, tapi orang lain yang punya, terutama yang besar-besar. Ini harus kita bersihkan,” ucapnya.

Mathius mengajak seluruh masyarakat adat, untuk ikut bertanggungjawab bagaimana menjaga Danau Sentani, sehingga tidak tercemar. 

“Semua harus kompak, supaya cagar alam Cycloop, sungai sampai ke danau ini menjadi satu desain besar,” pungkasnya. (bet/tho)

Keramba di Danau Sentani Harus Ditertibkan

Baca Juga :  Tokoh Adat dan Pemuda Tabi di Sentani Tolak Berbagai Aksi Demo


SENTANI-
Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si menegaskan, dalam rangka menjaga dan melindungi Danau Sentani, maka keramba yang ada di Danau Sentani harus ditertibkan.

Menurut Mathius, kebanyakan keramba besar-besar di Danau Sentani bukan milik masyarakat adat setempat, tapi milik masyarakat dari luar. Oleh karena itu, harus ditertibkan.

“Ini semuanya harus steril, termasuk yang keramba juga stop dan berhenti, supaya danau ini benar-benar kita lindungi secara baik,”ujarnya kepada wartawan di Kantor Bupati Jayapura, usai melakukan pertemuan dengan para tokoh adat, Minggu pekan kemarin.

Mathius mengatakan, perlu ada zona-zona, sehingga dapat mengatur tentang usaha keramba masyarakat, sehingga perlindungan terhadap Danau Sentani dapat dilakukan secara baik.

“Kita lihat sekarang yang bergerak ini bukan masyarakat punya keramba, tapi orang lain yang punya, terutama yang besar-besar. Ini harus kita bersihkan,” ucapnya.

Mathius mengajak seluruh masyarakat adat, untuk ikut bertanggungjawab bagaimana menjaga Danau Sentani, sehingga tidak tercemar. 

“Semua harus kompak, supaya cagar alam Cycloop, sungai sampai ke danau ini menjadi satu desain besar,” pungkasnya. (bet/tho)

Keramba di Danau Sentani Harus Ditertibkan

Baca Juga :  Sampai April Realisasi PAD Capai Rp 30 Miliar Lebih


SENTANI-
Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si menegaskan, dalam rangka menjaga dan melindungi Danau Sentani, maka keramba yang ada di Danau Sentani harus ditertibkan.

Menurut Mathius, kebanyakan keramba besar-besar di Danau Sentani bukan milik masyarakat adat setempat, tapi milik masyarakat dari luar. Oleh karena itu, harus ditertibkan.

“Ini semuanya harus steril, termasuk yang keramba juga stop dan berhenti, supaya danau ini benar-benar kita lindungi secara baik,”ujarnya kepada wartawan di Kantor Bupati Jayapura, usai melakukan pertemuan dengan para tokoh adat, Minggu pekan kemarin.

Mathius mengatakan, perlu ada zona-zona, sehingga dapat mengatur tentang usaha keramba masyarakat, sehingga perlindungan terhadap Danau Sentani dapat dilakukan secara baik.

“Kita lihat sekarang yang bergerak ini bukan masyarakat punya keramba, tapi orang lain yang punya, terutama yang besar-besar. Ini harus kita bersihkan,” ucapnya.

Mathius mengajak seluruh masyarakat adat, untuk ikut bertanggungjawab bagaimana menjaga Danau Sentani, sehingga tidak tercemar. 

“Semua harus kompak, supaya cagar alam Cycloop, sungai sampai ke danau ini menjadi satu desain besar,” pungkasnya. (bet/tho)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya