BIAK-Pemerintah Kabupaten Biak Numfor terus mengoptimalkan pengelolaan destinasi wisata. Tak hanya dengan menyiapkan sarana dan prasana penunjang, namun masyarakat lokal dan komunitas pemerhati juga ikut dilibatkan langsung untuk mengambil bagian dalam pengelolaan.
Keterlibatan masyarakat khususnya lagi Orang Asli Papua (OAP) dalam pengelolaan, salah satunya dilakukan melalui pembentukan kelompok sadar wisata (Pokdarwis).
Baik masyarakat maupun komunitas-komunitas dinilai sebagai salah satu unjung tombak yang dapat membantu menarik minat wisawatan mengunjungi setiap destinasi wisata.
Salah satu komunitas yang dilibatkan adalah Komunitas Kasi Kosong. Komunitas ini diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam melakukan promosi serta menfasilitasi para wisatawan, khususnya lagi wisatawan yang akan melakukan kunjungan ke sejumlah titik tujuan wisata.
“Selain memperkuat keberadaan Pokdarwis, kami juga telah membangun kerja sama dengan kelompok-kelompok pemerhati pariwisata, salah satunya dengan Komunitas Kasi Kosong,” kata Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra, SH.,MM kepada Cenderawasih Pos, di Pulau Samberpasi, Minggu (01/03).
Keterlibatan masyarakat dan komunitas dalam pengelolaan sektor wisata di Kabupaten Biak Numfor dinilai sangat penting, dan diharapkan dapat menjadi penggerak ekonomi kerakyatan di masyarakat.
“Pengadaan dan pembangunan sarana prasarana penunjang menjadi perhatian pemerintah, termasuk di wilayah kepulauan, seperti di Urbi, Urbas dan beberapa lainnya. Kedepan untuk pulau lainnya juga kita akan bangun fasilitas-fasilitas penunjang, salah satunya seperti di Samberpasi,” ujar Bupati.
Keterlibat masyarakat melalui Pokdarwis, komunitas ataupun kelompok lainnya diharapkan dapat menjadi penggerak sapta pesona dengan menanamkan nilai-nilai keamanan, ketertiban, kebersihan, kesejukan, keindahan, keramahan, dan kenangan bagi wisatawan. .(ito/wen)
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q