Categories: SENTANI

Realisasi Dana Otsus Tahun ini Sangat Mengecewakan!

Ketua Dewan Adat Suku Sentani: Seluruh Orang Papua Harus Duduk Bersama Membicarakan Kembali Masa Depan Otsus

SENTANI – Pemangkasan anggaran Dana Otonomi Khusus (Otsus) yang terus terjadi mendapat perhatian serius dari berbagai kalangan, termasuk para ondoafi dan tokoh adat di Kabupaten Jayapura.

Ondoafi Kampung Bambar, Distrik Waibu yang juga Ketua Dewan Adat Suku Sentani (DASS), Orgenes Kaway, menilai realisasi Dana Otsus tahun ini sangat mengecewakan. Ia menyebut bahwa tujuan awal pembentukan provinsi baru seharusnya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Papua, namun kenyataannya justru menambah beban kehidupan masyarakat.

Menurut Orgenes, sebelum pemekaran, satu provinsi dapat mengelola Dana Otsus dengan lebih baik. Namun setelah dibagi menjadi lima provinsi, dana tersebut semakin terbagi kecil dan berdampak pada keterbatasan kewenangan serta pembiayaan di tingkat kabupaten.

“Dulu Kabupaten Jayapura bisa mendapat dana tambahan infrastruktur sekitar Rp 20 miliar, dan itu bisa membantu menjawab kebutuhan masyarakat. Tapi sekarang hanya sekitar Rp 5 miliar. Itu pun tidak cukup untuk menjawab pergumulan masyarakat,” ujarnya, Selasa (9/12).

Ia menilai kebijakan efisiensi yang dilakukan pemerintah pusat membuat dana semakin terbatas, sementara kebutuhan masyarakat terus meningkat. Bahkan, menurutnya, banyak program seperti BLT tidak lagi dirasakan merata oleh seluruh warga kampung karena pembatasan yang ditetapkan pusat.

Orgenes juga menilai bahwa pemangkasan anggaran membuat DPR maupun pemerintah daerah kesulitan menjalankan program.

“Kalau anggaran DPR juga dipangkas, bagaimana mereka bisa memikirkan kesejahteraan rakyat lima tahun ke depan?” katanya.

Ia mengaku selama kepemimpinannya menjadi anggota DPR, persoalan Otsus sudah berulang kali ia suarakan. Namun kini, dengan pemangkasan yang masif di era pemerintahan baru, dampaknya semakin terasa oleh masyarakat.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Kejati Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Proyek Jalan Boven Digoel

Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut, Jumat…

3 hours ago

Wajib Menang Meski Banyak Celah

Tim Mutiara Hitam wajib mengamankan tiga poin untuk memutus tren buruk mereka di awal musim…

18 hours ago

Sama-sama Mabuk, Seorang Guru Dibacok Teman Minum

Penganiayaan tersebut diduga dipicu cekcok antara korban dan pelaku berinisial RM (20) dimana pelaku dan…

23 hours ago

Tekanan Diplomatik di Forum PBB Momentum Emas Bagi Indonesia

Sorotan ini menjadi krusial mengingat posisi geopolitik Pasifik dan sensitivitas isu kedaulatan nasional Indonesia di…

1 day ago

​Perjanjian Roma dan New York Agreement Dianggap Cacat

Bertepatan dengan peringatan momen bersejarah Perjanjian Roma, yang jatuh, 30 September setiap tahunnya, pihak KNPB…

1 day ago

16 Pejabat Baru Dilantik jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran

Dalam reshuffle kali ini, Prabowo melantik sejumlah pejabat untuk mengisi posisi strategis di pemerintahan. Mereka…

1 day ago