Categories: BERITA UTAMA

Komarudin: Otsus Papua Jangan Kehilangan Arah!

JAYAPURA–Anggota Komisi II DPR RI sekaligus Ketua Panitia Khusus (Pansus) UU Otonomi Khusus (Otsus) Papua, Komarudin Watubun mengingatkan seluruh pemerintah daerah di Tanah Papua agar penerapan dana Otsus benar-benar dijalankan sesuai regulasi dan tepat sasaran. Menurutnya, pelaksanaan Otonomi Khusus di Papua selama ini kerap kehilangan arah karena belum sepenuhnya menyentuh kebutuhan dasar masyarakat di kampung-kampung.

Hal tersebut disampaikan Komarudin saat menjadi narasumber dalam Rapat Koordinasi (Rakor) dan Forum Strategis Percepatan Pembangunan Papua 2026 yang dihadiri seluruh kepala daerah se-Tanah Papua di Mimika, Senin (11/5).

Ia menegaskan, ukuran keberhasilan Otsus bukan dilihat dari laporan pejabat atau pidato di ruang-ruang formal, melainkan dari tingkat kesejahteraan masyarakat Papua secara nyata.

“Ukurannya bukan dengan kita yang pakai dasi di sini, atau di ruang ber-AC yang bicara bagus-bagus. Ukurannya adalah rakyat di kampung. Jika mereka tidak mengakui manfaatnya, maka kita gagal,” tegas Komarudin dalam keterangan tertulis yang diterima Cenderawasih Pos, Selasa (12/5).

Sebagai salah satu tokoh yang membidangi lahirnya revisi UU Otsus melalui UU Nomor 2 Tahun 2021, Komarudin juga menyinggung masih lemahnya sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah. Menurutnya, ego sektoral kementerian di Jakarta menjadi salah satu hambatan utama implementasi Otsus di Papua.

“Jangan sampai menteri-menteri di Jakarta tidak mengerti aturan yang berlaku di Papua. Saya pernah mengancam akan menghentikan pembahasan Otsus jika menteri tidak mau hadir. Jika di pusat saja sinkronisasi sulit, wajar kalau pelaksanaan di daerah menjadi amburadul,” ujarnya.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Penembakan Pilot Hanya Mempersulit Masyarkat

Direkrut Eksekutif YKKMP Theo Hesegem menyatakan Sebagai lembaga yang bekerja di bidang kemanusiaan dan perlindungan…

7 hours ago

Di Balik Spam Medsos, Kekerasan Seksual Muncul Tanpa Kontrol

Menurut Yosefina, salah satu faktor utama yang menyuburkan maraknya kejahatan seksual adalah regulasi informasi yang…

8 hours ago

Pulihkan Psikologi Warga Intan Jaya Lewat Trauma Healing

Situasi keamanan di Kabupaten Intan Jaya belum sepenuhnya pulih. Rangkaian aksi kekerasan yang terjadi dalam…

9 hours ago

Kogabwilhan III Sita 47 Senpi dan 3.000 Pohon Ganja Selama Semester I 2026

Pangkogabwilhan III, Letjen TNI Lucky Avianto, menegaskan bahwa seluruh hasil operasi ini merupakan bentuk transparansi…

12 hours ago

Polisi Masih Terus Melacak Jaringan Curanmor di Kota Wamena

​Kapolres Jayawijaya, melalui Kasat Reskrim Polres Jayawijaya Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan, peningkatan intensitas…

13 hours ago

Seorang Warga Dilaporkan  Hilang di Sungai Maro

Korban diketahui bernama Abdul Rozas (29). Berdasarkan informasi yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…

16 hours ago