Categories: MIMIKA

Kogabwilhan III Sita 47 Senpi dan 3.000 Pohon Ganja Selama Semester I 2026

MIMIKA — Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III berhasil menggagalkan berbagai aktivitas ilegal dan menyita puluhan senjata api serta ribuan pohon ganja di wilayah Papua dan Maluku selama Semester I Tahun Anggaran 2026. Capaian ini diperoleh dari rangkaian operasi darat, laut, dan udara yang digelar sejak awal tahun.

Pangkogabwilhan III, Letjen TNI Lucky Avianto, menegaskan bahwa seluruh hasil operasi ini merupakan bentuk transparansi dan pertanggungjawaban TNI kepada masyarakat dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Sepanjang semester I tahun 2026, berbagai operasi darat, laut, maupun udara berhasil memutus jalur logistik kelompok kriminal. Kami serius menjaga setiap jengkal tanah di wilayah kerja Kogabwilhan III,” ujar Letjen TNI Lucky dalam konferensi pers di Markas Kogabwilhan III, Mimika, Senin (6/7).

Di wilayah perairan, jajaran laut berhasil menutup ruang gerak penyelundupan logistik yang diduga kuat untuk memasok Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Petugas menindak 4 kasus penyelundupan senjata api dan amunisi, 2 kasus BBM ilegal, 6 kasus satwa endemik, 5 kasus narkotika, serta 24 kasus minuman keras ilegal.

Sementara itu, jajaran udara berhasil menghalau pesawat sipil asing tanpa jadwal (unscheduled) dan pesawat tanpa izin yang melanggar wilayah udara NKRI. Penegakan hukum di udara ini juga sukses mengungkap 30 kasus peredaran ganja.

Selain di Papua, jajaran Kodam XVI/Pattimura dan Lantamal IX di wilayah Maluku juga berhasil mengamankan penyerahan berbagai senjata api standar, pistol, dan amunisi dari masyarakat secara persuasif.

Letjen TNI Lucky menjelaskan bahwa karakteristik senjata yang disita mengindikasikan adanya pasokan baik dari luar negeri maupun dalam negeri. Pihaknya akan terus memperketat patroli penyekatan (sweeping) karena satu butir amunisi pun sangat berbahaya bagi nyawa anak bangsa.

Kogabwilhan III kini memfokuskan operasi pada daerah-daerah terpencil yang belum terjangkau oleh aparat keamanan resmi. Wilayah-wilayah kosong tersebut selama ini rawan dikuasai OPM untuk dijadikan basis kekuatan dan memengaruhi anak-anak di bawah umur.

Pangkogabwilhan III menegaskan, indikator utama keberhasilan operasi ini adalah terwujudnya situasi yang aman dan damai, sehingga roda pembangunan serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat Papua dapat berjalan tanpa gangguan. (mww/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

 UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Sempat Tak Percaya Saat Disuruh Main Baki Sore

Bagi Kota Jayapura, keberhasilan Nelce bukan sekadar prestasi seorang pelajar. Ada nama sekolah, keluarga, Kota…

6 hours ago

Tiga Hari Lagi, Persipura Launching di Enam Kota

Ada yang berbeda dari launching Persipura kali ini. Untuk pertama kalinya, rangkaian launching akan digelar…

12 hours ago

Sensus Ekonomi Papua Terkendala Sinyal dan Keraguan Warga

   Plt. Kepala BPS Papua, Akhmad Jaelani, mengatakan karakteristik wilayah Papua membuat proses pendataan membutuhkan…

17 hours ago

Pemkot dan Bulog Salurkan 1.122 Ton Beras untuk 37.401 Penerima

Penyaluran bantuan pangan ini menyasar 37.401 penerima bantuan pangan yang tersebar di 25 kelurahan dan…

18 hours ago

PAN Papua Panaskan Mesin Politik

Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Papua bersama seluruh DPD PAN tingkat kabupaten/kota…

21 hours ago

Terima SK, Ratusan ASN Diminta Bekerja Baik Melayani Masyarakat

   Status baru sebagai ASN membawa tanggung jawab yang lebih besar untuk mengabdi kepada negara…

23 hours ago